Mendikdasmen Abdul Mu’ti Turun ke Pelosok Ngada, Sekolah Terdampak Gempa Dipastikan Direvitalisasi

Avatar photo

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Turun ke Pelosok Ngada, Sekolah Terdampak Gempa Dipastikan Direvitalisasi.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Turun ke Pelosok Ngada, Sekolah Terdampak Gempa Dipastikan Direvitalisasi.

Bajawa.Metrosiar- Harapan baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Ngada mulai menguat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., turun langsung ke pelosok daerah dengan mengunjungi UPTD SDI Ngelapadhi di Desa Turamuri, Kecamatan Bajawa Utara, Senin (24/8/2026).

Kehadiran Mendikdasmen bersama Bupati Ngada menjadi penegasan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam melihat kondisi sejumlah satuan pendidikan yang terdampak gempa Flores.

Tak sekadar melakukan kunjungan seremonial, Abdul Mu’ti datang untuk melihat langsung kondisi sekolah sekaligus memastikan kerusakan fasilitas pendidikan akibat gempa mendapat penanganan serius melalui program revitalisasi sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, seluruh kepala sekolah dari satuan pendidikan terdampak gempa turut hadir. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Kesetaraan, PAUD, SD hingga SMP.

Di tengah suasana pascabencana, kunjungan Mendikdasmen membawa semangat baru bagi para guru dan peserta didik. Abdul Mu’ti tampak berbaur dan bercengkerama langsung dengan para siswa.

Suasana hangat pun tercipta ketika Menteri berdialog, bernyanyi bersama, sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Di hadapan para siswa, Abdul Mu’ti berpesan agar anak-anak Ngada tidak kehilangan semangat belajar dan tetap berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.

Menurutnya, bencana tidak boleh mematahkan harapan generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Setiap anak Indonesia, kata Abdul Mu’ti, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berprestasi dan mengukir masa depan, termasuk anak-anak yang berada di wilayah pelosok Kabupaten Ngada.

Baca juga:  WALHI Nyalakan Dapur Solidaritas di Riung, 250 Korban Gempa Dilayani Setiap Hari

Anak-anak Ngada pun didorong untuk menjadi generasi hebat, berprestasi dan mampu membawa nama Indonesia hingga ke tingkat dunia.

Selain memberikan motivasi, Mendikdasmen juga mengingatkan para siswa agar tidak terlalu larut bermain telepon genggam. Anak-anak diharapkan lebih banyak belajar, bermain secara sehat dan membangun interaksi sosial bersama teman-temannya.

Pemerintah Pusat Turunkan Tim Data Sekolah Rusak

Terkait kerusakan fasilitas pendidikan akibat gempa, Abdul Mu’ti memastikan pemerintah pusat akan memberikan perhatian serius.

Sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan akan menjadi bagian dari program penanganan dan revitalisasi. Pemerintah juga akan menurunkan tim untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap satuan pendidikan yang terdampak.

Pendataan tersebut dinilai penting untuk memastikan tingkat kerusakan di setiap sekolah dapat teridentifikasi secara akurat.

Dengan data yang valid, proses penanganan, rehabilitasi hingga pembangunan kembali fasilitas pendidikan diharapkan dapat segera dilakukan sesuai tingkat kebutuhan di lapangan.

Tak hanya itu, sekolah-sekolah terdampak gempa juga akan mendapatkan dukungan dana kebersihan sebesar Rp10 juta hingga Rp15 juta, sesuai peruntukannya.

Dana tersebut diharapkan dapat membantu pihak sekolah melakukan pembersihan lingkungan dan penanganan awal pascagempa agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Pada kesempatan itu, Mendikdasmen juga menyerahkan santunan kepada guru dan siswa yang mengalami luka, baik ringan maupun berat, akibat gempa.

Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap para pendidik dan peserta didik yang turut merasakan langsung dampak bencana.

Baca juga:  Warga Puas dengan Pelayanan di Kantor Desa Klebet, Ini Ungkapannya

Bupati Ngada: Menteri Datang Sampai ke Tempat Terpencil

Bupati Ngada menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat yang diwujudkan melalui kunjungan langsung Mendikdasmen Abdul Mu’ti ke UPTD SDI Ngelapadhi.

Menurut Bupati, kehadiran seorang Menteri di salah satu wilayah yang cukup jauh dari pusat Kota Bajawa menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat dan dunia pendidikan di Kabupaten Ngada.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri. Mungkin tidak pernah terbayangkan, Pak Menteri bisa datang sampai di tempat terpencil ini,” ungkap Bupati.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Mendikdasmen atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat, khususnya bagi dunia pendidikan di Kabupaten Ngada yang terdampak gempa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Bapak Menteri atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat dan dunia pendidikan di Kabupaten Ngada,” katanya.

Kunjungan Mendikdasmen Abdul Mu’ti ke UPTD SDI Ngelapadhi kini menjadi harapan baru bagi sekolah-sekolah yang terdampak gempa di Kabupaten Ngada.

Turunnya langsung Mendikdasmen ke lapangan sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa kondisi fasilitas pendidikan pascagempa mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Dengan pendataan menyeluruh, bantuan penanganan awal dan program revitalisasi yang disiapkan, sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan diharapkan dapat segera bangkit.

Pesannya jelas: gempa boleh merusak bangunan sekolah, tetapi semangat belajar dan masa depan anak-anak Ngada tidak boleh ikut runtuh.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun
BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti
Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku
Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
Dari Tangerang ke Purworejo, 86 Pemain Sepak Bola Muda Bawa Misi di Turnamen Nasional
Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:10 WIB

35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur

Jumat, 9 Okt 2026 - 01:34 WIB

Peristiwa & Bencana

Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!

Kamis, 8 Okt 2026 - 23:19 WIB