Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti

Avatar photo

Rabu, 16 September 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Ngada, AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.KOM. (Foto: Elfrat Frans Dhena).

Kapolres Ngada, AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.KOM. (Foto: Elfrat Frans Dhena).

Bajawa.Metrosiar- Berakhirnya masa tanggap darurat gempa bumi di Kabupaten Ngada menjadi penanda dimulainya fase baru: transisi menuju pemulihan. Namun, perubahan status tersebut tidak membuat pelayanan dan pengamanan kepolisian berhenti.

Polres Ngada memastikan jajaran tetap berada di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan, mendukung kelancaran aktivitas warga, serta mengawal proses pemulihan pascagempa di berbagai wilayah Kabupaten Ngada.

Kepada Wartawan, Selasa (15/9/26), Kapolres Ngada AKBP Gede Harimbawa menegaskan, berakhirnya masa tanggap darurat bukan berarti tugas pelayanan kepada masyarakat ikut berakhir.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak kendor. Kami tetap hadir dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan serta rasa aman,” tegasnya.

Menurut Kapolres, fase transisi menuju pemulihan justru membutuhkan sinergi dan perhatian dari seluruh unsur. Sebab, kebutuhan masyarakat terdampak tidak berhenti ketika status tanggap darurat berakhir.

Selain pemulihan infrastruktur, masyarakat membutuhkan kepastian keamanan, kelancaran aktivitas ekonomi, distribusi bantuan, hingga dukungan terhadap kehidupan sosial warga.

Baca juga:  Berkas Sudah P-21, Kuasa Pelapor Tegas: Jangan Giring Opini Seolah Polres Ngada Tak Profesional

Karena itu, Polres Ngada terus mendukung berbagai kegiatan pemulihan melalui pengamanan dan pengawalan distribusi bantuan sosial serta kebutuhan dasar masyarakat.

Kepolisian juga memberikan perhatian terhadap aktivitas ekonomi warga yang mulai kembali bergerak setelah terdampak bencana. Situasi keamanan di tengah masyarakat terus dijaga agar proses pemulihan dapat berjalan secara bertahap dan kondusif.

Kawal Hunian Sementara

Perhatian Polres Ngada juga diarahkan pada warga yang masih menempati hunian sementara (huntara).

Berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pembangunan dan pemanfaatan huntara, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih, fasilitas MCK, serta sarana pendukung lainnya, terus mendapat perhatian dan pengawalan.

Hal tersebut penting untuk memastikan warga terdampak dapat menjalani kehidupan di hunian sementara dengan aman dan layak sembari menunggu proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah mereka.

Tidak hanya aspek fisik, Polres Ngada juga ikut mendukung pemulihan sosial masyarakat. Salah satunya melalui dukungan terhadap kegiatan trauma healing bagi warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana.

Baca juga:  Klarifikasi Jadwal Libur Sekolah Jelang Lebaran, Ini Penjelasannya

“Pemulihan bukan hanya soal membangun kembali rumah dan fasilitas yang rusak. Kondisi sosial dan psikologis masyarakat juga harus mendapat perhatian,” kata Kapolres.

Sinergi Diperkuat

Memasuki fase transisi, koordinasi antara Polres Ngada dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, serta unsur terkait lainnya akan terus diperkuat.

Kapolres menegaskan, dukungan kepolisian akan disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap merasa aman, pelayanan tetap berjalan dan proses pemulihan dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Dengan berakhirnya masa tanggap darurat, fokus penanganan bencana kini bergeser pada pemulihan dan pembangunan kembali wilayah terdampak.

Di tengah tahapan tersebut, Polres Ngada memastikan personel di lapangan tetap siap memberikan pelayanan, menjaga keamanan, serta merespons kebutuhan masyarakat.

Pesannya jelas: status tanggap darurat boleh berakhir, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh ikut berhenti.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:18 WIB

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB