Masuk Sekolah, Polisi Banten Ajak Pelajar Pontang Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Avatar photo

Selasa, 16 Desember 2025 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Banten bersama Polres Serang dan pihak sekolah berfoto bersama siswa SMAN 1 Pontang usai kegiatan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Polda Banten bersama Polres Serang dan pihak sekolah berfoto bersama siswa SMAN 1 Pontang usai kegiatan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Serang, Metrosiar – Polda Banten bersama Polres Serang turun langsung ke sekolah untuk membentengi pelajar dari ancaman kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi bertema “Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba” digelar di SMAN 1 Pontang, Kabupaten Serang, Senin (15/12).

Kegiatan ini dihadiri Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Plh Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi, Kepala SMAN 1 Pontang Edi Kocowahono, jajaran guru, serta ratusan siswa.

Dalam arahannya, AKBP Condro Sasongko menyampaikan pesan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Haryadi bahwa kenakalan remaja dan narkoba merupakan dua persoalan yang saling berkaitan dan menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.

“Kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba tidak bisa ditangani secara parsial. Perlu peran bersama keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah agar pencegahan berjalan efektif,” ujar AKBP Condro.

Baca juga:  BKN Luncurkan Sistem ASN Digital, Pegawai Wajib Aktifkan MFA Sebelum 13 April 2025
Plh Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi menyerahkan tas sekolah kepada siswa SMAN 1 Pontang sebagai bentuk dukungan dan motivasi dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Ia menegaskan, pendidikan di tingkat SMA dan SMK tidak semata mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter pelajar agar berintegritas, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bersaing di masa depan.

“Disiplin, kejujuran, dan kerja keras harus menjadi bekal utama siswa. Belajar adalah kewajiban yang menentukan masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Plh Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi mengungkapkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2025 yang mencatat 28,2 persen pengguna narkoba berasal dari kelompok usia 15 hingga 24 tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar 312 ribu merupakan pelajar.

“Data ini menunjukkan remaja sangat rentan terpapar pengaruh negatif lingkungan, tekanan sosial, serta lemahnya pengawasan keluarga,” jelas AKBP Meryadi.

Baca juga:  LPSK Turun Tangan Lindungi Keluarga Almarhum Prada Lucky, Lakukan Investigasi Langsung di Kupang, Nagekeo, dan Ende

Ia menyebutkan sejumlah faktor pemicu kenakalan remaja, antara lain ketidakharmonisan keluarga, pengaruh pergaulan, paparan konten negatif di media sosial, serta kurangnya edukasi dan pengawasan di lingkungan sekolah.

Karena itu, sekolah diharapkan menjadi ruang aman bagi siswa dengan menghadirkan kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan program pengembangan keterampilan.

Di akhir kegiatan, Kapolres Serang berdialog langsung dengan para siswa. Dalam suasana interaktif, siswa menyampaikan cita-cita dan rencana masa depan mereka. Sebagai bentuk dukungan, Kapolres Serang juga menyerahkan tas sekolah, buku tulis, serta bantuan pendidikan guna memotivasi pelajar agar terus berprestasi dan menjauhi perilaku menyimpang.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Baru Dihuni Seminggu Rumah Bos Material di Kiarapayung Pakuhaji Ditinggal Dondel Maling
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
14 Kali Curi Mobil Losbak, Sindikat Ini Akhirnya Dibekuk Polda Banten
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Senin, 7 September 2026 - 13:26 WIB

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jumat, 4 September 2026 - 09:17 WIB

Baru Dihuni Seminggu Rumah Bos Material di Kiarapayung Pakuhaji Ditinggal Dondel Maling

Berita Terbaru

Ucapan duka keluarga besar AW Salembun atas berpulangnya Almarhumah Maria E. A.A.A. Felnditi, S.H., ke pangkuan Bapa di Surga.

Nusantara

Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:13 WIB