Wakapolda Banten Tinjau Layanan DORS, 110, dan Pamapta: Pastikan Pelayanan Publik Polri Makin Optimal

Avatar photo

Rabu, 19 November 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat utama Polda Banten menyampaikan arahan dalam supervisi Pamapta di Polres Pandeglang sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesiapsiagaan personel.

Pejabat utama Polda Banten menyampaikan arahan dalam supervisi Pamapta di Polres Pandeglang sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesiapsiagaan personel.

Pandeglang, Metrosiar — Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan turun langsung ke Polres Pandeglang untuk memastikan optimalisasi pelayanan publik Polri, mulai dari operasional Aplikasi DORS, efektivitas Layanan Polisi 110, hingga kesiapan Pamapta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Rabu,19/11/2025).

Kunjungan tersebut didampingi Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Yofie, Kabid Propam Polda Banten Kombes Pol Murwoto, dan Ka SPKT Polda Banten AKBP Saidin. Setibanya di Polres Pandeglang, rombongan disambut Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi beserta jajaran utama.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan memimpin kegiatan supervisi di Polres Pandeglang, didampingi pejabat utama Polda Banten dan jajaran Polres Pandeglang.

Brigjen Pol Hendra menegaskan bahwa supervisi rutin diperlukan untuk memastikan seluruh layanan berbasis teknologi dan respons cepat kepolisian berjalan sesuai standar.

“Pengecekan ini untuk memastikan seluruh jajaran siap memberikan pelayanan terbaik, baik melalui aplikasi digital maupun layanan respons cepat,” ujar Wakapolda di Aula Brigjen Pol Drs. Isnandar.

Baca juga:  Rumah Kantor Bhabinkamtibmas Dibangun di Perbatasan, Jurus Polda Banten Pangkas Waktu Respons Polisi

Dalam arahannya, Wakapolda menekankan pentingnya penerapan Daily Operational Reporting System (DORS) sebagai sistem pelaporan harian yang modern, cepat, dan terintegrasi.

“DORS bukan hanya soal administrasi, tetapi menjadi alat monitoring real time untuk memastikan setiap kegiatan operasional dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia meminta personel memahami teknik input data, ketepatan waktu pelaporan, dan validitas informasi sesuai kondisi lapangan.

Selain pengecekan DORS, Wakapolda juga meninjau langsung kesiapan Layanan Polisi 110. Ia memantau sistem penerimaan laporan darurat, kecepatan respons petugas, hingga kesiapan operator.

“Layanan 110 adalah pintu pertama warga ketika membutuhkan bantuan. Setiap laporan harus cepat direspons karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Hendra meminta operator meningkatkan komunikasi humanis, mencatat laporan dengan tepat, dan memastikan tindak lanjut tanpa penundaan.

Baca juga:  Jumat Agung, Polda Banten Siaga Total: Pengamanan Gereja Diperketat

Pada aspek pengamanan, Wakapolda mengevaluasi kesiapan Pamapta di jajaran Polres. Ia memeriksa kelengkapan personel, pola patroli, serta langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas.

“Pamapta harus memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat. Setiap personel harus memahami titik rawan dan mampu merespons cepat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan peningkatan patroli malam, pengamanan area keramaian, dan koordinasi dengan masyarakat serta instansi terkait.

Menutup kegiatan supervisi, Brigjen Pol Hendra menegaskan komitmen Polda Banten dalam memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi dan meningkatkan profesionalisme personel.

“Jajaran harus tetap disiplin, responsif, dan humanis. Masyarakat menaruh harapan besar pada Polri, dan kita wajib memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Kegiatan berakhir dengan evaluasi sarana pendukung operasional di lingkungan Polres Pandeglang dan jajaran.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.
Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar
Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya
HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:46 WIB

Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar

Rabu, 4 November 2026 - 23:30 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:01 WIB

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB