Kepastian Mensesneg Sebut PCO Tak Bubar tapi Berubah Menjadi Bakom Pemerintah, Evaluasi Komunikasi Pemerintah yang Lengserkan Hasan Nasbi

Avatar photo

Sabtu, 20 September 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasan Nasbi (kiri) yang kini digantikan Angga Raka Prabowo (kanan) memimpin Badan Komunikasi Pemerintah, yang sebelumnya PCO. (Tangkapan layar YouTube Badan Komunikasi Pemerintah)

Hasan Nasbi (kiri) yang kini digantikan Angga Raka Prabowo (kanan) memimpin Badan Komunikasi Pemerintah, yang sebelumnya PCO. (Tangkapan layar YouTube Badan Komunikasi Pemerintah)

Metrosiar – Hasan Nasbi menjadi salah satu nama yang diganti oleh Presiden Prabowo dalam reshuffle yang dilakukan pada Rabu (17/9/25.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) dan kini digantikan oleh Angga Raka Prabowo.

Menariknya, Angga Raka Prabowo bukan dilantik sebagai Kepala PCO, melainkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah menegaskan bahwa Badan Komunikasi Pemerintah yang dipimpin oleh Angga Raka Prabowo bukan badan baru.

Angga Raka Prabowo Datang, Hasan Nasbi Pergi, PCO Tidak Dibubarkan

Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Badan Komunikasi Pemerintah adalah bentuk transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan yang sebelumnya dipimpin oleh Hasan Nasbi.

Transformasi tersebut, menurut Prasetyo adalah hasil evaluasi untuk perbaikan komunikasi pemerintah.

“Cakupannya bisa juga pemerintah pusat, provinsi, maupun pemerintah daerah terhadap seluruh program yang sedang dan akan dikerjakan oleh pemerintah,” ujar Prasetyo kepada awak media usai pelantikan pada Rabu (17/9/25).

“(PCO) bukan dibubarkan, tapi apa yang selama ini menjadi tugas fungsi PCO, sekarang dengan Keppres yang baru nanti, dipindahkanlah tugas fungsi PCO ke dalam Badan Komunikasi Pemerintah,” terangnya.

Untuk tim Badan Komunikasi Pemerintah, Prasetyo menyatakan sementara masih sama karena hanya berpindah dari yang sebelumnya adalah PCO.

Perkuat Koordinasi dan Komunikasi di Pemerintah

Baca juga:  Istana Minta Demo 25 Agustus Tidak Berujung Perusakan

Angga Raka Prabowo sendiri juga telah menegaskan badan baru yang dipimpinnya nanti adalah bentuk transformasi dari PCO.

Angga yang menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) itu, mengatakan tugasnya masih sejalan dengan satu sama lain.

“Intinya, kita perbuat komunikasi agar semua program Presiden tersampaikan, program pemerintah tersampaikan dengan baik, dan kita sebagai jembatan suara-suara publik yang ada di media,” ucap Angga setelah pelantikan dirinya sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah pada Rabu (17/9/25).

Mengenai Hasan Nasbi di Badan Komunikasi Pemerintah, Angga menyatakan bahwa mantan Kepala PCO itu tetap akan terlibat dalam bagiannya.

“Beliau (Hasan Nasbi) juga akan tetap membantu kita, pemerintah, membantu badan ini untuk terus menyampaikan apa yang menjadi kebijakan punya pemerintah,” paparnya.

Dibanding disebut sebagai Juru Bicara Presiden, Angga menyatakan badan tersebut lebih menekankan pada fungsi mensinkronkan dan koordinasi antar kementerian/lembaga (KL) tentang kebijakan pemerintah agar tersampaikan dengan utuh.

“Intinya hanya perkuatan bidang komunikasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) ini dibentuk di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada (8/24).

Reshuffle PCO Jadi Jawaban Pengunduran Diri Hasan Nasbi

Hasan Nasbi sempat mengumumkan pengunduran dirinya dalam video dokumenter yang diunggah di YouTube Total Politik pada (29/4/25).

Baca juga:  Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang

Dalam video tersebut, Hasan menyatakan jika dirinya sudah menemui sesuatu yang tak bisa ia atasi lagi, keputusan untuk ‘menepi’ pun diambil.

“Maka pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada Presiden lewat 2 kawan baik saya, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet,” kata Hasan dalam video tersebut.

Setelah mengumumkan pengunduran dirinya, Hasan Nasbi justru terlihat hadir di sidang kabinet pada (5/5/25).

Saat itu, Prasetyo Hadi hanya mengatakan Prabowo memiliki pertimbangannya sendiri ketika menarik lagi Hasan Nasbi sebagai Kepala PCO.

“Presiden melihat kontribusi beliau dari awal dan itu menjadi alasan utama untuk menolak pengunduran diri karena itu hak prerogatif presiden, sangat wajar jika beliau meminta Hasan tetap menjalankan tugasnya,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta pada (9/5/25).

Terbaru, Hasan Nasbi mengungkapkan dirinya bangga bisa bersama dengan PCO selama setahun terakhir.

“Teman-teman dari PCO yang saya banggakan, saya bangga bisa melewati 1 tahun yang tidak mudah bersama kalian. Saya harap teman-teman tetap semangat karena kita bekerja buat kebaikan dan kemaslahatan bangsa, kita bekerja buat Presiden. Terima kasih,” ujar Hasan Nasbi dalam narasi pamit yang diunggah di YouTube Badan Komunikasi Pemerintah pada Kamis (18/9/25).*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
MK Bicara Ijazah Gibran, Jawabannya Bikin Polemik Makin Panas
Fahri Hamzah Tantang DPR: Ambang Batas Parlemen 0% atau 20%, Berani?
Anis Matta Bongkar Strategi Gelora Menuju 2029
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB