Dugaan korupsi Dan Penggelapan Aset Di Kampus UPI Serang

Avatar photo

Rabu, 19 Maret 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Didi Tasidi, seorang Pemerhati Pendidikan (Dok. Istimewa)

Didi Tasidi, seorang Pemerhati Pendidikan (Dok. Istimewa)

Metrosiar – Dugaan adanya gratifikasi tindak korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan penggelapan aset mencuat di salah satu kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Serang, Banten.

Informasi adanya dugaan ini pertama kali disampaikan oleh Didi Tasidi, seorang pemerhati pendidikan, yang mengungkapkan bahwa hasil audit keuangan menunjukkan adanya tunggakan pembayaran dari mahasiswa sejak tahun 2020.

“Universitas ini menunggak pembayaran mahasiswa terkait SPP dan jumlahnya terus bertambah setiap tahunnya. Ini yang menjadi pertanyaan besar—kok bisa? Kemana uangnya?” ujar Didi saat ditemui di sekitar Utan Kayu.

Menurut Didi, dari laporan keuangan yang dipublikasikan secara daring oleh pihak universitas, terdapat kejanggalan yang harus dicermati secara detail.

“Ini uang rakyat, uang negara. Harus ada transparansi! Jangan sampai hal seperti ini terus dibiarkan,” tegasnya.

Baca juga:  Video: Pelantikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Pasar Kemis periode 2025–2030

Indikasi Keterlibatan Pejabat Kampus

Dari temuan sementara yang ada, dugaan penyimpangan ini melibatkan Wakil Rektor I Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Serang, Banten, yang membidangi kemahasiswaan dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor.

“Dalam surat pernyataan universitas, Wakil Rektor I yang bertanggung jawab penuh atas hal ini,” ungkap Didi.

Selain tunggakan SPP mahasiswa, Didi juga menyoroti adanya kerja sama antara UPI Serang dengan pihak ketiga yang disebut “Let’s Go”. Namun, transparansi mengenai kerja sama ini masih dipertanyakan.

“Ada kerja sama internal yang mereka buat sendiri. Ini perlu dipertanyakan lebih lanjut,” ujarnya.

Tindak Lanjut dan Upaya Hukum

Didi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini, tidak hanya di UPI Serang, tetapi juga di berbagai lembaga pendidikan lain di Indonesia.

Baca juga:  Ditresnarkoba Polda Banten Bongkar Jaringan Sabu, Temukan 2 Senjata Api di Kontrakan Pelaku

“Kami punya tim khusus yang sedang menelusuri indikasi serupa di universitas maupun sekolah-sekolah di seluruh Indonesia,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika dalam klarifikasi nanti terbukti ada penyimpangan dan tidak ada transparansi, maka langkah hukum akan ditempuh.

“Kalau ternyata ada unsur pidana, kita akan lanjutkan ke ranah hukum. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan tajam publik, terutama di dunia pendidikan. Banyak pihak berharap agar dugaan penyimpangan ini bisa segera terungkap dan terselesaikan demi menjaga nilai integritas pendidikan di Indonesia.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab
Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir
Pengawas Sekolah Pakuhaji H. Nanang Kusnadi Kobarkan Semangat Pramuka di Sekolah
Lingkungan SDN Buaran Mangga 4 Pakuhaji Makin Asri Bersih dan Nyaman
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:26 WIB

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jumat, 4 September 2026 - 04:34 WIB

Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab

Berita Terbaru