Ratna Jumila Berharap Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Di tengah Efisiensi Anggaran

Avatar photo

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Pemerhati Ibu dan Anak, Ratna Jumila. (Foto: Luky/Metrosiar)

Potret Pemerhati Ibu dan Anak, Ratna Jumila. (Foto: Luky/Metrosiar)

Metrosiar – Kementerian Kesehatan RI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) menindak lanjutin Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja.

Sekjen Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/A/548/2025 yang menetapkan strategi pengendalian belanja dalam rangka efisiensi anggaran Tahun 2025.

Surat Edaran ini ditetapkan pada 9 Februari 2025 dan mulai berlaku efektif pada 10 Februari 2025, mencakup kantor pusat hingga unit pelaksana teknis di daerah.

Surat Edaran ini mengatur berbagai strategi efisiensi yang mencakup beberapa aspek utama.

Salah satu langkah yang diambil adalah pembatasan biaya operasional dengan mengurangi anggaran minimal 50% untuk kebutuhan seperti alat tulis kantor, barang cetak, alat kebersihan, listrik, air, telepon, internet, serta pemeliharaan gedung dan kendaraan.

Baca juga:  Pemerintah Beri Waktu Transisi Dua Tahun untuk Label Gula, Garam, dan Lemak di Produk Olahan

Selain itu, penggunaan sarana dan prasarana juga diperketat, termasuk pengaturan lebih ketat terhadap penggunaan lift dan pendingin ruangan, serta penerapan penghematan listrik dan air secara disiplin di seluruh unit kerja.

Ratna Jumila sebagai pemerhati ibu dan anak mengingatkan untuk mengoptimalkan Pelayanan Kesehatan yang menyentuh langsung ke masyarakat luas agar tidak berkurang dan tetap prima.

“Menurut saya, tidak ada yang boleh mengatakan ini salah (efisiensi anggaran), yang dilakukan Pak Prabowo juga benar. Tapi Pelayanan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit harus terus optimal dan prima melayani masyarakat yang membutuhkan pengobatan sehingga rakyat tidak gelisah,” ujar Ratna Jumila A.Md Keb via telepon.

Baca juga:  Hotline 110 Resmi Disosialisasikan, Polisi Siaga Nonstop!

Ratna Jumila menyikapi efisiensi sebagai strategi utama dalam menghadapi tantangan ekonomi menjadi peluang untuk mendorong perubahan positif.

“Kita lihat ini sebuah change — perubahan. Dari kata change ini kita lihat sebuah kalimat tantangan jadikan peluang. Jadi ini tantangan juga bagaimana menjadi peluang bagi Indonesia,” ujar Ratna Jumila A.Md, Keb., di Tangerang, Jumat (14/02/2025).

Pernyataan ini menegaskan efisiensi anggaran bukan sekadar pengurangan belanja, tetapi strategi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan tanpa mengorbankan program-program Kementerian Kesehatan.

Dengan pendekatan yang inovatif, kreatif dan efektif, efisiensi anggaran ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo
Pelayanan Puskesmas Kutabumi Diapresiasi Warga.
Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”
Mendorong Pilkada Asimetris 2029
PERNYATAAN BERSAMA TIGA PILAR KELURAHAN KUTABUMI
Pelantikan Tim Pembina dan Pendamping Inovasi Remaja Pelopor Anti Narkoba RW 14 Kelurahan Kutabumi.
130.490 Pemilih Dipastikan Valid, KPU Ngada Perkuat Pondasi Demokrasi: Tak Ada Hak Pilih yang Boleh Hilang
Camat Pasar Kemis Jelaskan Soal Anggaran Konsumsi Rapat :” Itu Hitungan Setahun Untuk 4 Kelurahan”
Berita ini 226 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:40 WIB

Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:30 WIB

Pelayanan Puskesmas Kutabumi Diapresiasi Warga.

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:15 WIB

Mendorong Pilkada Asimetris 2029

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

PERNYATAAN BERSAMA TIGA PILAR KELURAHAN KUTABUMI

Berita Terbaru

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.

Hukum & Kriminal

3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan

Jumat, 24 Jul 2026 - 18:57 WIB