Al Muzzammil Yusuf Resmi Jadi Presiden PKS 2025–2030: Dari Deklarator hingga Nahkoda Baru Partai

Avatar photo

Kamis, 5 Juni 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality

Metrosiar– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menahbiskan Al Muzzammil Yusuf sebagai Presiden PKS periode 2025–2030. Figur senior yang telah malang melintang di dunia politik ini dipercaya menggantikan Ahmad Syaikhu, dalam Musyawarah I Majelis Syura PKS yang digelar pada 3–4 Juni 2025.

“Alhamdulillah, Musyawarah I Majelis Syura berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Proses pemilihan ini menjadi cerminan kuatnya semangat kolektif dan demokratis dalam tubuh PKS,” ujar Juru Bicara PKS, Muhammad Kholid, Rabu (4/6).

Dari Tanjung Karang ke Puncak PKS

Lahir di Tanjung Karang pada 6 Juni 1965, Al Muzzammil Yusuf meniti perjalanan intelektualnya sejak di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), jurusan Ilmu Politik. Ia kemudian melanjutkan S2 dan S3 dalam bidang Ilmu Komunikasi Politik di Universitas Sahid.

Tak hanya di dalam negeri, Muzzammil juga memperluas cakrawala ke mancanegara. Ia pernah menempuh studi hubungan internasional di Centre for Advanced Studies (CAS), Islamabad, Pakistan. Selain itu, ia mengikuti program bahasa Inggris di Sydney, Australia dan pendidikan Bahasa Arab di Kairo, Mesir — memperkaya perspektif globalnya.

Baca juga:  Total Kekayaan Hasan Nasbi Usai Mundur dari PCO Tembus Rp 41,3 Miliar

Karier Politik yang Konsisten dan Berjenjang

Nama Muzzammil mulai mencuat di panggung nasional sejak terpilih sebagai anggota DPR RI pada 2004. Ia kemudian terus dipercaya rakyat hingga empat periode berturut-turut, hingga 2024. Sepanjang kariernya di Senayan, ia pernah menjabat sebagai:

  • Wakil Ketua Komisi III DPR RI (2005–2007 & 2012–2014)

  • Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI (2007–2009)

  • Wakil Ketua Komisi II DPR RI (2015–2017)

  • Wakil Ketua Fraksi PKS MPR RI (2014–2019 & 2019–2024)

  • Anggota Tim Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sejak 2004

Deklarator, Wakil Presiden, Hingga Presiden PKS

Tak banyak yang tahu, Muzzammil Yusuf adalah salah satu deklarator utama berdirinya PKS pada awal 2000-an. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden PKS (2002–2004), serta dipercaya sebagai Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPP PKS untuk periode 2020–2025.

Aktivis, Humanis, dan Pecinta Bola

Selain kiprah politik, Muzzammil dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia sempat menjadi Koordinator Kaukus Parlemen untuk Palestina (2007–2014), menunjukkan komitmen kuatnya terhadap isu-isu kemanusiaan dan peran global Indonesia.

Baca juga:  Ahmad Jabidi: Gus Muhaimin Figur Pemimpin Masa Depan Indonesia!

Di balik penampilannya yang serius, Muzzammil juga memiliki sisi personal yang unik. Ia pernah menjadi striker tim sepak bola U-16 DKI Jakarta dan tampil dalam laga eksibisi di Kyoto, Jepang tahun 1981 — menunjukkan keseimbangan antara kerja politik dan semangat sportivitas.

Tak hanya itu, ia juga rutin menjadi pembicara dalam seminar keagamaan, keluarga, pemuda, dan pendidikan politik. Gaya komunikasinya yang lugas dan merakyat menjadikannya sosok yang mudah diterima berbagai kalangan.

Menuju PKS 2030

Dengan rekam jejak panjang, kepemimpinan yang teruji, serta komitmen terhadap nilai-nilai keumatan dan kebangsaan, Al Muzzammil Yusuf dinilai sebagai sosok ideal untuk memimpin PKS lima tahun ke depan. Tantangan besar menanti, namun publik dan kader partai optimis bahwa di bawah nahkodanya, PKS akan terus tumbuh menjadi kekuatan politik yang signifikan di tanah air.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Selasa, 1 September 2026 - 12:01 WIB

13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran

Berita Terbaru

Kesehatan

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Senin, 7 Sep 2026 - 12:27 WIB

Peristiwa & Bencana

Warga Tangerang Diminta Waspada, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengintai

Senin, 7 Sep 2026 - 08:40 WIB

Kesehatan

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:50 WIB

Nusantara

Crownplay Events: Participating in Online Tournaments

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:21 WIB