Total Kekayaan Hasan Nasbi Usai Mundur dari PCO Tembus Rp 41,3 Miliar

Avatar photo

Selasa, 29 April 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Hasan Nasbi (Foto: Dok. PCO)

Potret Hasan Nasbi (Foto: Dok. PCO)

Metrosiar – Hasan Nasbi resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Selain pengunduran dirinya yang mencuri perhatian, total harta kekayaan Hasan yang tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) juga menjadi sorotan.

Berdasarkan data LHKPN per 9 Desember 2024 yang diunggah di situs resmi elhkpn.kpk.go.id, Hasan Nasbi tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp 41,3 miliar atau tepatnya Rp 41.336.616.257.

Nilai tersebut mencerminkan aset yang tersebar di berbagai bentuk harta, mulai dari properti hingga kendaraan mewah.

Rincian Kekayaan Hasan Nasbi

Harta terbesar Hasan Nasbi berasal dari tanah dan bangunan yang mencapai nilai Rp 13.967.787.329. Ia memiliki sembilan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Jakarta Selatan, Kota Bekasi, Kota Sijunjung, Kota Cianjur, dan Kota Bogor.

Baca juga:  Partai Gelora Kota Tangerang Rayakan HUT ke-6 dengan Nuansa Hangat dan Penuh Kebersamaan

Di sektor kendaraan, Hasan memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 9.515.382.499. Beberapa kendaraan mewah yang dimilikinya antara lain BMW X5, Honda HRV, Toyota Hiace, Mini Cooper S Hatch A/T, dan Mercedes Benz. Ia juga memiliki satu unit sepeda motor merek Honda Beat.

Selain aset fisik, Hasan menyimpan kas dan setara kas senilai Rp 17,6 miliar, serta harta lainnya sebesar Rp 735 juta. Ia juga memiliki utang sebesar Rp 575,7 juta. Dengan demikian, total kekayaannya tetap berada di angka fantastis, yaitu lebih dari Rp 41 miliar.

Alasan Pengunduran Diri Hasan Nasbi

Hasan mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan surat pengunduran diri sejak 21 April 2025. Surat tersebut dikirimkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada presiden melalui dua orang sahabat baik saya, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet,” ujar Hasan melalui akun Instagram @totalpolitikcom, dikutip Selasa (29/4/2025).

Baca juga:  Akses Terputus Bertahun-tahun, Kini Jembatan Garuda Dibangun!

Keputusan Dini demi Kebaikan Komunikasi Pemerintah

Hasan menegaskan bahwa keputusannya bukanlah hal yang mendadak. Ia mengaku telah memikirkannya secara mendalam sebelum mengambil langkah tersebut.

“Jadi ini bukan keputusan yang tiba-tiba dan bukan keputusan yang emosional. Ini rasanya adalah jalan terbaik yang dipikirkan dalam suasana yang amat tenang, dan demi kebaikan komunikasi pemerintah yang akan datang,” jelasnya.

Langkah Hasan Nasbi mundur dari jabatan strategis di lingkaran Istana tentu menimbulkan spekulasi publik. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak Istana mengenai alasan pengunduran diri tersebut.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Kampus Bergerak, Politik Busuk Panik!” Bawaslu Ngada Gandeng STIPER FB dan STKIP Citra Bhakti, Mahasiswa Disiapkan Jadi Pasukan Pengawal Demokrasi
Heboh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buntu Sugi, Harga Jadi Penentu Nasib!
Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026
Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Saluran Air Cipangodokan Akhirnya Dinormalisasi
KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan
11 Ketua RT RW 011 Resmi Dilantik, Ini Harapan Besar dari Lurah!
Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!
Warga Kutabumi Tak Tinggal Diam, Infrastruktur Jadi Tuntutan ke DPRD!
Berita ini 28 kali dibaca
Hasan Nasbi resmi mundur dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) pada April 2025. Berdasarkan data LHKPN per 9 Desember 2024, total harta kekayaannya mencapai Rp 41,3 miliar. Aset tersebut terdiri dari tanah dan bangunan di beberapa kota, kendaraan mewah seperti BMW dan Mercedes, kas senilai Rp 17,6 miliar, serta harta lainnya. Hasan menyebut keputusannya bukanlah keputusan emosional.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:39 WIB

“Kampus Bergerak, Politik Busuk Panik!” Bawaslu Ngada Gandeng STIPER FB dan STKIP Citra Bhakti, Mahasiswa Disiapkan Jadi Pasukan Pengawal Demokrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:34 WIB

Heboh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buntu Sugi, Harga Jadi Penentu Nasib!

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:08 WIB

Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:56 WIB

Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Saluran Air Cipangodokan Akhirnya Dinormalisasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31 WIB

KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan

Berita Terbaru

Jajaran unsur TNI–Polri, tokoh Pramuka, serta unsur terkait menghadiri kegiatan pembinaan dan penguatan sinergitas dalam rangka mempererat koordinasi serta kebersamaan lintas sektor di wilayah. Kehadiran para peserta menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan pembinaan masyarakat yang berkelanjutan.

TNI POLRI

3 Pilar Turun Tangan, Warga Cilegon Diajak Jaga Kamtibmas

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:51 WIB