Pemerintah Imbau Jemaah Calon Haji Kurangi Aktivitas Fisik Menjelang Puncak Haji 2025

Avatar photo

Jumat, 23 Mei 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi jemaah haji dan umrah di depan Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah. (Unsplash/tashakhalid)

Foto ilustrasi jemaah haji dan umrah di depan Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah. (Unsplash/tashakhalid)

Metrosiar – Menjelang puncak ibadah haji 2025, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau calon jemaah haji untuk mulai membatasi aktivitas fisik yang berat.

Langkah ini penting guna menjaga stamina dan kondisi tubuh tetap prima saat menjalani rangkaian ibadah puncak haji di Tanah Suci.

Salah satu bentuk pembatasan yang disarankan adalah dengan mengurangi pelaksanaan umrah sunah secara berulang, yang dinilai dapat menguras tenaga calon jemaah.

“Masih ada waktu sekitar dua pekan sebelum puncak haji, gunakan waktu ini untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Akhmad Fauzin dalam konferensi pers, Kamis (22/5/25).

Baca juga:  Jam Berapa Kemenag Gelar Sidang Isbat untuk Tentukan Awal Ramadan 1446 H? Ini Jadwal dan Linknya

Fokus pada Manasik Haji di Hotel

Sebagai alternatif kegiatan, Fauzin menganjurkan calon jemaah haji untuk lebih banyak mengikuti bimbingan manasik haji yang diselenggarakan di hotel.

Menurutnya, pembekalan manasik sangat membantu dalam memahami tata cara ibadah haji yang benar.

“Jangan terlalu banyak menguras tenaga untuk kegiatan tambahan seperti ziarah ke luar kota atau umrah sunah berulang,” jelasnya.

“Simpan energi untuk wukuf di Arafah dan rangkaian ibadah lainnya yang lebih utama,” tambahnya.

Cuaca Ekstrem Makkah Jadi Pertimbangan

Pemerintah juga mengingatkan bahwa suhu di Makkah saat puncak haji bisa mencapai 45 hingga 50 derajat Celcius.

Baca juga:  Nikita Mirzani Kembali Berurusan dengan Hukum, Dari Sensasi ke Sel Tahanan

Oleh sebab itu, calon jemaah diimbau untuk tidak memaksakan diri beribadah di Masjidil Haram setiap waktu.

“Yang penting ibadah tetap jalan, fisik tetap bugar,” kata Fauzin.

Dukungan Keluarga Diperlukan

Selain menjaga kondisi fisik, Fauzin juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dari Tanah Air sebagai bentuk pengingat dan motivasi moral bagi para jemaah haji.

Jadwal Puncak Haji 2025

Ibadah haji tahun ini diperkirakan akan berlangsung pada 4 hingga 9 Juni 2025.

Namun, tanggal resmi masih menunggu pengumuman dari otoritas Arab Saudi yang akan melakukan pengamatan bulan untuk penetapan awal Dzulhijjah.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Berita ini 13 kali dibaca
Seorang pejabat Kementerian Agama memberikan imbauan kepada calon jemaah haji untuk mengurangi aktivitas fisik berat, seperti umrah sunah berulang dan ziarah jauh, guna menjaga stamina menjelang puncak haji 2025. Disarankan fokus pada manasik haji dan menjaga kesehatan karena suhu Makkah bisa mencapai 50 derajat Celsius.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:52 WIB

RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Berita Terbaru