Minim Pengawasan, Proyek Drainase di Rajeg Tangerang Disorot LBH Swastika Advokasi Nusantara

Avatar photo

Sabtu, 3 Mei 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektorat Kabupaten Tangerang untuk turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran, demi menjamin kualitas proyek dan akuntabilitas penggunaan dana publik. (Dok. Jay)

Inspektorat Kabupaten Tangerang untuk turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran, demi menjamin kualitas proyek dan akuntabilitas penggunaan dana publik. (Dok. Jay)

Minim Pengawasan, Proyek Drainase di Rajeg Tangerang Disorot LBH Swastika Advokasi Nusantara

Metrosiar – Proyek lanjutan pembangunan drainase di Jalan Kukun–Daon Jambu, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam.

Proyek yang dilaksanakan oleh CV Althafindo Sukses ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 492.202.000,00 yang bersumber dari APBD Tahun 2025.

Namun, pelaksanaan proyek ini diduga mengalami minim pengawasan dari pihak Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang.

Seorang pekerja di lapangan kepada Metrosiar mengatakan pengawasan dari dinas terkait hanya dilakukan satu kali sejak awal kegiatan dimulai.

Baca juga:  Polisi tangkap 6 Wartawan abal-abal buntut peras warga

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran pengerjaan proyek bisa saja dilakukan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Kritik keras datang dari Jay, Koordinator LBH Swastika Advokasi Nusantara Kabupaten Tangerang.

Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap lemahnya pengawasan proyek yang menggunakan dana publik.

“Jangan sampai kegiatan yang dibiayai dengan uang rakyat ini dikerjakan asal-asalan. Pengawasan dari Dinas Bina Marga sangat minim, padahal nilai proyeknya cukup besar,” tegas Jay.

Baca juga:  Ormas, LSM, dan Wartawan Bersatu Awasi Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Lebak Banten

Jay juga meminta agar Dinas Bina Marga lebih proaktif dalam melaksanakan fungsi pengawasannya.

Tak hanya itu, ia mendesak agar Inspektorat Kabupaten Tangerang turut turun tangan untuk melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran, guna menjamin kualitas proyek serta akuntabilitas dana publik.

Dengan nilai proyek yang cukup besar, masyarakat berharap pembangunan drainase ini dapat memberikan manfaat nyata dan dikerjakan sesuai dengan standar teknis yang berlaku.(*)

Penulis : Jay Bastian

Editor : Ahmad

Sumber Berita: LBH Swastika Advokasi

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Berita ini 52 kali dibaca
Jay juga meminta agar Dinas Bina Marga lebih proaktif dalam melaksanakan fungsi pengawasannya. Tak hanya itu, ia mendesak agar Inspektorat Kabupaten Tangerang turut turun tangan untuk melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran, guna menjamin kualitas proyek serta akuntabilitas dana publik.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:52 WIB

RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Berita Terbaru