Ormas, LSM, dan Wartawan Bersatu Awasi Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Lebak Banten

Avatar photo

Sabtu, 29 Maret 2025 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawasan Dana Desa di Kabupaten Lebak Banten akan dilakukan lintas organisasi dan wartawan sehingga meminimalisir penyalahgunaan dana desa yang pada akhirnya akan menjadi manfaat lebih bagi pembangunan ekonomi pedesaan khususnya di Kabupaten Lebak. (Dok. Mitrapol.com)

Pengawasan Dana Desa di Kabupaten Lebak Banten akan dilakukan lintas organisasi dan wartawan sehingga meminimalisir penyalahgunaan dana desa yang pada akhirnya akan menjadi manfaat lebih bagi pembangunan ekonomi pedesaan khususnya di Kabupaten Lebak. (Dok. Mitrapol.com)

Metrosiar – Lebak, Banten! Ketua DPC Ormas GAIB 212 Kabupaten Lebak, Umar Vijay, berkomitmen untuk mengawasi penggunaan dana desa (DD) di Kabupaten Lebak pada tahun 2025.

Ia membentuk koalisi bersama Ormas, LSM, dan wartawan guna memastikan pengelolaan dana desa lebih optimal, mengingat masih banyak desa yang belum maksimal dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan, baik sarana fisik, penyaluran BLT DD, hingga pengelolaan BUMDES.

Pada 25 Maret 2025, Umar Vijay mengungkapkan bahwa dari 340 desa di 8 kecamatan di Kabupaten Lebak, masih ditemukan berbagai masalah terkait pengelolaan anggaran DD.

Di antaranya adalah ketidaksesuaian penggunaan dana untuk pembangunan fisik desa, yang berdampak pada kualitas infrastruktur seperti jalan rabat beton yang cepat rusak.

Baca juga:  Polda Banten Bongkar “Dokter Suntik Gas”, Ratusan Tabung Oplosan Diamankan!

Koalisi yang dibentuk akan memastikan bahwa pengelolaan dana desa dilakukan sesuai aturan dan menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Pengawasan yang lebih serius sangat diperlukan, mengingat adanya penyelewengan dalam penggunaan dana desa di tahun-tahun sebelumnya, seperti pada kasus penyaluran BLT DD Desa Situregen,” kata Umar Vijay kepada awak media.

Vijay juga menambahkan bahwa timnya melakukan pemantauan di beberapa kecamatan dengan menggunakan sampel acak dari lima desa per kecamatan.

Hasilnya menunjukkan bahwa banyak kegiatan pembangunan fisik desa yang tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Koalisi Ormas, LSM, dan Wartawan Lebak Siap Awasi Pengelolaan Dana Desa

Bentuk kerja sama antara Ormas, LSM, dan wartawan di Kabupaten Lebak mendapatkan respons positif dari berbagai pihak.

Baca juga:  Kades Klebet dan Pelaksana Kecamatan Kemiri Tinjau Proyek Pengaspalan Jalan, Warga Sambut Baik Pembangunan dari Dana APBD 2025

Wakil Ketua Ormas Grib Jaya Kabupaten Lebak, Arif Hidayat, mengapresiasi langkah ini dan menyatakan bahwa mereka akan segera membentuk koalisi pasca-lebaran untuk bersama-sama memonitoring kegiatan pembangunan di desa-desa.

“Selama ini banyak desa yang belum maksimal dalam pengelolaan dana dan kegiatan pembangunan. Dengan adanya koalisi ini, kita berharap bisa mengurangi potensi penyimpangan,” ungkap Arif.

Sejalan dengan itu, wartawan media online, Cep Apih, menambahkan bahwa sinergi antara Ormas, LSM, dan Pers sebagai lembaga sosial kontrol sangat penting untuk mencapai hasil pembangunan yang maksimal.

“Sebagai lembaga sosial kontrol, kita harus bekerja profesional dan menghindari hal-hal yang bisa merusak citra Ormas, LSM, dan Pers,” kata Cep Apih.(*)

Editor : Konrad Kun

Sumber Berita: Mitrapol.com, Metrosiar.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB