Jokowi Pertimbangkan Langkah Hukum atas Tuduhan Ijazah Palsu

Avatar photo

Rabu, 16 April 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi Pertimbangkan Langkah Hukum atas Tuduhan Ijazah Palsu (Istimewa)

Jokowi Pertimbangkan Langkah Hukum atas Tuduhan Ijazah Palsu (Istimewa)

Metrosiar – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyatakan akan menempuh jalur hukum jika tuduhan terkait keaslian ijazah kuliahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berlanjut.

Jokowi menilai tudingan tersebut sebagai fitnah yang mencemarkan nama baiknya.

Ia mengungkapkan hal tersebut usai menerima kunjungan dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) di kediamannya, Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/4/2025).

Jokowi mengatakan bahwa opsi hukum sedang dipertimbangkan oleh tim kuasa hukumnya.

“Saya mempertimbangkan untuk membawa ini ke ranah hukum karena sudah menjadi fitnah dan pencemaran nama baik. Nanti biar kuasa hukum yang siapkan dan putuskan langkah selanjutnya,” ujarnya.

Baca juga:  Jokowi Diperiksa Bareskrim Terkait Tudingan Ijazah Palsu: Ini Fakta Lengkapnya

Meski demikian, Jokowi belum menyebutkan siapa pihak yang akan digugat. Ia menyerahkan proses sepenuhnya kepada tim hukumnya.

Menanggapi permintaan massa untuk menunjukkan ijazah aslinya, Jokowi menegaskan tidak ada kewajiban baginya untuk memperlihatkan dokumen tersebut kepada publik.

“Saya sampaikan bahwa tidak ada kewajiban bagi saya untuk menunjukkan ijazah kepada mereka, dan tidak ada kewenangan mereka untuk memaksakan hal itu,” jelasnya.

Baca juga:  Buka Data, Bukan Prasangka: Menyikapi Polemik Seleksi RSUD Labuan dan Cilograng

Wakil Ketua TPUA, Rizal Fadillah, mengatakan pihaknya datang untuk bersilaturahmi sekaligus meminta klarifikasi terkait isu ijazah Jokowi.

Namun, Presiden ke-7 itu tidak bersedia menunjukkan dokumen tersebut secara langsung.

Jokowi pun menegaskan bahwa dirinya siap menunjukkan ijazah asli jika diminta secara resmi oleh pengadilan.

“Kalau hakim atau pengadilan yang meminta, saya siap datang dan menunjukkan ijazah asli,” tutupnya.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Berita ini 28 kali dibaca
Mantan Presiden Jokowi mempertimbangkan langkah hukum atas tuduhan ijazah palsu UGM. Ia menegaskan hanya akan menunjukkan ijazah asli jika diminta oleh pengadilan.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB