Banjir Rendam Padarincang, Brimob Bergerak Cepat Selamatkan Warga

Avatar photo

Minggu, 21 Desember 2025 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi lansia dan anak-anak dilakukan menggunakan perahu karet oleh personel Brimob Polda Banten. Upaya ini menjadi prioritas demi keselamatan kelompok rentan saat banjir merendam permukiman warga.

Evakuasi lansia dan anak-anak dilakukan menggunakan perahu karet oleh personel Brimob Polda Banten. Upaya ini menjadi prioritas demi keselamatan kelompok rentan saat banjir merendam permukiman warga.

Serang, Metrosiar — Banjir melanda Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Brimob Polda Banten bergerak cepat turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak, Jumat hingga Sabtu, 19–20 Desember 2025.

Komandan Satuan Brimob Polda Banten, Kombes Pol Imam Suhadi, mengatakan pihaknya menerjunkan puluhan personel untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal. Sebanyak 29 personel dikerahkan, terdiri dari 20 personel Tim SAR dan 8 personel Tim Randurlap.

Baca juga:  Link Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2025 Pemprov DKI Jakarta, BUMN Antara, Jasa Raharja, dan Pelindo

Tim SAR fokus membantu evakuasi warga, sementara Tim Randurlap menyalurkan bantuan makanan kepada masyarakat terdampak. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan dapat mempercepat proses bantuan dan menjamin keselamatan warga.

Sebanyak 129 pengungsi tercatat menerima bantuan, dengan rincian 18 lansia, 20 bayi, 43 anak-anak, dan 48 orang dewasa. Selain itu, banjir juga merendam sedikitnya 350 rumah warga. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materi dalam peristiwa ini.

Baca juga:  Bersih-bersih Sungai Serentak, Cara Korem 052/Wkr Cegah Banjir di Musim Hujan
Personel Brimob Polda Banten membantu evakuasi warga terdampak banjir di Padarincang, Kabupaten Serang. Di tengah hujan, petugas sigap memastikan keselamatan ibu dan anak menuju lokasi aman.

Dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, kepolisian juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan cepat, baik terkait gangguan kamtibmas maupun bencana alam.

Di akhir keterangannya, Kombes Pol Imam Suhadi menegaskan komitmen Brimob untuk terus siaga. Pihaknya akan memantau perkembangan di terlihat terdampak dan siap menambah bantuan apabila situasi memerlukan.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB