Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Mengantisipasi ancaman banjir akibat tingginya curah hujan pada Januari hingga Februari, Korem 052/Wijayakrama menggelar karya bakti pembersihan sungai secara serentak di wilayah jajarannya. Kegiatan ini dipusatkan di Sungai Desa Salembaran, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Sabtu (13/12/25).
Komandan Korem 052/Wkr Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P. turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya kegiatan. Karya bakti tersebut dipimpin Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, S.H., dengan sasaran membersihkan Kali Salembaran sepanjang 200 meter dari eceng gondok liar dan tumpukan sampah.

Sebanyak 200 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan ini, didukung penggunaan alat berat guna mempercepat proses normalisasi sungai.
Brigjen TNI Faizal Rizal menjelaskan, kegiatan bersih-bersih sungai ini tidak hanya bertujuan mencegah banjir, tetapi juga menjadi bagian dari peringatan HUT Kodam Jaya ke-76 dengan tema “Bersih-Bersih Waduk dan Sungai, Jaga Jayakarta untuk Antisipasi Bencana Alam.”
Menurutnya, curah hujan yang tinggi berpotensi memicu luapan sungai, sehingga normalisasi menjadi langkah penting, terutama di wilayah penyangga Jakarta seperti Tangerang.
“Jika hujan tinggi, aliran sungai bisa meluap. Karena itu kita lakukan normalisasi sungai-sungai di sekitar Jakarta, termasuk Tangerang sebagai daerah penyangga,” ujarnya.
Danrem menambahkan, wilayah Korem 052/Wkr meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Seluruh jajaran Kodim melaksanakan kegiatan serupa bersama pemerintah daerah dan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami mengajak semua pihak menjaga sungai dan alam. Jika kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono menuturkan, karya bakti ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Batalyon, KKRI, Pramuka, FKPPI, hingga masyarakat setempat.
Selain membersihkan sungai, kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Proses normalisasi dilakukan menggunakan alat berat ekskavator serta truk pengangkut sampah dari Dinas Kebersihan Kabupaten Tangerang.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan demi lingkungan yang bersih dan aman dari banjir,” pungkasnya.*









