2 Preman Penusuk Satpam Sekolah di Tangerang Ditangkap di Bandung

Avatar photo

Sabtu, 29 Maret 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Penangkapan Kedua tersangka (Dok. Frepik)

Ilustrasi Penangkapan Kedua tersangka (Dok. Frepik)

Metrosiar – Dua anggota LSM berinisial AK (39) dan AL (29) yang diduga menusuk satpam SMKN 9 Tangerang akhirnya berhasil ditangkap oleh jajaran Polresta Tangerang di kawasan Bandung, Jawa Barat.

Penangkapan ini dilakukan setelah keduanya buron selama kurang lebih satu pekan.

Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda R. Purbawa, dalam keterangannya pada Rabu (26/3/2025), mengonfirmasi bahwa kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kronologi Kejadian

Kapolres Tangerang Kota, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, menjelaskan bahwa insiden ini bermula pada Senin siang ketika kedua tersangka mendatangi SMKN 9.

Mereka bertujuan untuk bertemu salah satu staf sekolah guna menanyakan tanggapan terkait surat yang telah mereka kirim sebelumnya.

Baca juga:  Rekayasa Lalu Lintas di Puncak: One Way ke Jakarta Diberlakukan, Akses ke Puncak Ditutup

“Pelaku datang ke sekolah SMKN 9 Kabupaten Tangerang dan langsung menuju ruang Tata Usaha (TU). Di sana, mereka bertemu dengan saksi Siti Fauziah dan Sarti,” ungkap Baktiar.

Setelah berbincang dengan kedua saksi, tersangka kemudian diarahkan untuk menemui Mansur, yang menjabat sebagai Kasi Humas SMKN 9.

Namun, setelah pertemuan tersebut, mereka terlibat cekcok dengan dua korban, yaitu Karyono dan Sunarto, yang merupakan petugas keamanan sekolah.

“Terjadi cekcok antara korban dan pelaku, yang berujung pada pemukulan serta penusukan menggunakan sebilah pisau,” lanjut Baktiar.

Akibat insiden tersebut, Karyono mengalami luka tusuk di bagian kepala belakang, sementara Sunarto mengalami luka memar pada hidungnya.

Baca juga:  Sidak Jelang Idul Fitri 2026, Begini Kondisi Harga dan Stok Pangan di Pandeglang

Keduanya segera dilarikan ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan medis.

Kesaksian Rekan Korban

Seorang saksi mata sekaligus rekan kerja korban, Wahana, menuturkan bahwa saat insiden terjadi, salah satu tersangka menghantam wajah Sunarto dengan helm hingga pecah. Sementara itu, Karyono menderita lima luka tusuk yang tersebar di leher, telinga, dan pinggang.

“Korban pertama dipukul pakai helm, sampai helmnya pecah. Korban kedua mengalami lima luka tusuk, yaitu di leher, telinga, dan pinggangnya,” ujar Wahana.

Dengan penangkapan kedua tersangka ini, pihak kepolisian memastikan bahwa proses hukum akan terus berjalan guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Polisi juga masih mendalami motif di balik aksi brutal tersebut.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:52 WIB

RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Berita Terbaru