OJK Terbitkan Pedoman Keamanan Siber untuk Perdagangan Aset Keuangan Digital di Indonesia

Avatar photo

Jumat, 15 Agustus 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Pedoman Keamanan Siber untuk Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital (AKD) di Indonesia. (Dok. Puskapkum)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Pedoman Keamanan Siber untuk Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital (AKD) di Indonesia. (Dok. Puskapkum)

Metrosiar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi merilis Pedoman Keamanan Siber bagi Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital (AKD) di Indonesia pada Rabu (13/8/25) lalu.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap investasi kripto yang tengah berkembang pesat di masyarakat.

Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, mengatakan pedoman ini dibuat guna memperkuat pemahaman penyelenggara perdagangan aset digital mengenai pentingnya keamanan siber.

Menurut Hasan, penerapan keamanan siber yang baik mampu menjaga integritas sekaligus ketahanan ekosistem perdagangan aset digital yang semakin dinamis.

“Pedoman ini berangkat dari pemahaman akan urgensi memperkuat integritas dan ketahanan ekosistem perdagangan aset keuangan digital yang kian dinamis,” terang Hasan dalam keterangan resmi OJK.

Baca juga:  Telisik Klarifikasi dan Permohonan Maaf dari Personel Band Sukatani ke Polri Terkait Lagu Kontroversial "Bayar Bayar Bayar" 

Pedoman ini dirancang sebagai living document, yang dapat diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan teknologi.

Pendekatan yang diusung mengacu pada prinsip secure by design dan resilience by architecture, sehingga sistem keamanan dapat bersifat adaptif dan berkelanjutan.

Selain melindungi konsumen, Hasan menambahkan, pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus daya saing industri aset digital Indonesia di tingkat global.

Terdapat lima poin utama dalam pedoman OJK:

  1. Prinsip Zero Trust – Menghapus kepercayaan implisit dalam jaringan. Setiap akses sistem harus melewati autentikasi berlapis dan pengelolaan perangkat yang ketat.
  2. Manajemen Risiko Siber – Berdasarkan standar nasional dan internasional seperti ISO, NIST, CSMA, BSSN, dan CREST, untuk mengukur tingkat kematangan keamanan siber setiap penyelenggara. Hasan menjelaskan, “Langkah ini berguna untuk mengukur tingkat kematangan keamanan siber setiap penyelenggara.”
  3. Perlindungan Data dan Wallet – Menggunakan cold wallet untuk sebagian besar aset konsumen, serta menerapkan enkripsi end-to-end sesuai standar industri.
  4. Rencana Tanggap Insiden (Incident Response Plan) – Membantu pemulihan cepat dan koordinasi efektif. Semua insiden wajib dilaporkan secara terintegrasi kepada OJK dan pemangku kepentingan.
  5. Peningkatan Kompetensi Teknis – Melalui pelatihan, sertifikasi profesional seperti CISA, CISSP, CISM, hingga simulasi insiden untuk meningkatkan kesiapan operasional.
Baca juga:  Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah

“Terakhir, peningkatan kompetensi teknis melalui pelatihan, sertifikasi profesional seperti CISA, CISSP, CISM, hingga simulasi insiden guna meningkatkan kesiapan operasional,” kata Hasan menutup penjelasannya”.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Pabrik Obat Keras Ilegal Dibongkar, Polisi Ungkap Kapasitas 8 Juta Butir per Hari
Jimly Dorong Pansus, Polemik Syarat Cawapres 2024 Kembali Memanas
Geger! Polsek Pasar Kemis Sita 2.782 Butir Hexymer dan Tramadol di Serpong
Berita ini 30 kali dibaca
OJK resmi merilis Pedoman Keamanan Siber bagi penyelenggara perdagangan aset keuangan digital di Indonesia. Pedoman ini melindungi investor kripto, menerapkan prinsip zero trust, enkripsi end-to-end, manajemen risiko siber, dan meningkatkan kepercayaan serta daya saing industri.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:01 WIB

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB