137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD Sahkan Perda Baru!

Avatar photo

Senin, 15 Juni 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penyampaian keterangan kepada awak media usai rapat paripurna DPRD DKI Jakarta terkait pengesahan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Suasana penyampaian keterangan kepada awak media usai rapat paripurna DPRD DKI Jakarta terkait pengesahan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Jakarta, Metrosiar – DPRD DKI Jakarta resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) menjadi peraturan daerah (perda). Regulasi baru ini diharapkan menjadi landasan hukum yang kuat untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika di Ibu Kota.

Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta yang digelar pada Kamis (11/6/2026). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Usai disahkan, dokumen perda tersebut diserahkan secara simbolis kepada gubernur.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, mengatakan pembahasan Ranperda P4GN telah melibatkan DPRD, jajaran eksekutif, para pemangku kepentingan, serta masyarakat.

“Perkenankan kami mewakili Bapemperda mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta masukan dalam proses pembahasan ranperda ini,” ujar Aziz dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

Menurut Aziz, Jakarta membutuhkan payung hukum setingkat perda untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika. Selama ini, berbagai program yang dijalankan masih mengacu pada keputusan gubernur dan nota kesepakatan.

Tujuh pilar strategis lindungi generasi muda

Dalam perda tersebut, Bapemperda merumuskan tujuh pilar strategis agar pelaksanaan P4GN memiliki arah yang jelas, terukur, dan dapat diterapkan secara lintas sektor.

“Pilar ini dibuat agar dapat diadopsi dan diimplementasikan secara nyata dalam ranperda,” katanya.

Pilar pertama adalah penguatan sosialisasi, edukasi, dan deteksi dini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika, khususnya di lingkungan keluarga, sekolah, dan permukiman.

Pilar kedua berupa pemetaan wilayah rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), terdapat 137 wilayah rawan narkoba di DKI Jakarta, yang terdiri atas 28 kawasan kategori bahaya dan 109 kawasan kategori waspada.

Baca juga:  Prabowo Mau Ketemu PM Anwar Ibrahim di Malaysia, Tapi Mampir Bengkulu Sebentar, Ternyata Ini Alasannya

“BNN memetakan 137 daerah rawan di DKI Jakarta, terdiri dari 28 kawasan kategori bahaya dan 109 kawasan kategori waspada,” jelasnya.

Pilar ketiga mengatur penguatan layanan rehabilitasi dan pascarehabilitasi agar korban penyalahgunaan narkotika mendapatkan layanan pemulihan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Pilar keempat menitikberatkan pada pembentukan dan penguatan tata kelola Tim Terpadu P4GN guna memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan instansi terkait.

“Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di DKI Jakarta harus dilakukan bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujar Aziz.

Pilar kelima mendorong partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha dalam kampanye antinarkoba. Pilar keenam mengatur pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung edukasi digital dan keterbukaan informasi publik. Sementara pilar ketujuh memuat ketentuan sanksi administratif dan pidana bagi pihak yang melanggar aturan dalam perda tersebut.

Aziz menegaskan, seluruh pilar tersebut dirancang untuk memperkuat perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Regulasi ini diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada generasi muda serta menciptakan Jakarta yang aman dan produktif,” ujarnya.

Didukung APBD dan Belanja Tidak Terduga

Selain memperkuat regulasi, perda ini juga mengatur dukungan pembiayaan agar program P4GN dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Menurut Aziz, pendanaan akan dialokasikan secara akuntabel melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pendanaan dialokasikan secara akuntabel melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” jelasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan pembiayaan juga dapat didukung melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT), mengingat penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dalam kondisi tertentu dapat bersifat darurat dan mendesak.

Baca juga:  Fraksi Rakyat Desak PN Tangerang Segera Bayar Konsinyasi Tanah Warga Bantong

Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program P4GN, mulai dari sosialisasi, edukasi, deteksi dini, pemetaan wilayah rawan, rehabilitasi, pascarehabilitasi, hingga penguatan sistem data dan koordinasi lintas sektor.

“Sumber pembiayaan lain yang sah, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan juga diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program P4GN secara efektif dan berkesinambungan,” terangnya.

Aziz juga menyebut draf Ranperda P4GN telah melalui tahapan fasilitasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Seluruh masukan dan penyempurnaan dari Kemendagri telah dibahas bersama pihak eksekutif dan diintegrasikan ke dalam draf final.

Dengan dukungan regulasi dan pembiayaan yang memadai, ia berharap perda tersebut mampu menjadi instrumen efektif dalam melindungi masyarakat Jakarta dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Harapannya, perda ini menjadi instrumen yang efektif untuk melindungi masyarakat Jakarta dari ancaman narkotika,” kata Aziz.

Komitmen Pemprov DKI Jakarta

Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengapresiasi DPRD DKI Jakarta yang telah membahas Ranperda P4GN secara cermat hingga akhirnya disahkan menjadi perda.

“Dengan disetujuinya Ranperda P4GN, eksekutif menegaskan komitmen untuk menyelamatkan generasi muda dan melindungi masyarakat Jakarta dari ancaman narkotika,” katanya.

Pramono menegaskan, regulasi tersebut menjadi landasan penting bagi Pemprov DKI Jakarta dalam menjalankan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika secara terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan.

“Eksekutif mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi, menjaga konsistensi pelaksanaan kebijakan, serta memastikan setiap langkah memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta,” terang Pramono.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.
Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar
Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya
HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:02 WIB

Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.

Rabu, 4 November 2026 - 23:46 WIB

Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar

Rabu, 4 November 2026 - 23:30 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB