Menkes ungkap Alkes Lengkap Siap Dikirim ke Rumah Sakit Daerah NTT untuk Tangani Penyakit Katastropik

Avatar photo

Sabtu, 15 Maret 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan Budi Gunadi tiba Kupang, disambut Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Sabtu (15/3).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi tiba Kupang, disambut Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Sabtu (15/3).

Metrosiar – Seluruh rumah sakit daerah (RSUD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) dipastikan akan menerima alat kesehatan (Alkes) lengkap untuk menangani empat penyakit katastropik.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Koordinasi bersama Gubernur Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur Johni Asadoma, serta bupati dan wali kota se-NTT pada Sabtu, 15 Maret 2025.

Menurut Menkes, ada empat penyakit katastropik yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, termasuk di NTT, yaitu stroke, jantung, ginjal, dan kanker.

Penanganan yang cepat terhadap serangan stroke dan jantung sangat penting agar korban tidak mengalami cacat permanen atau bahkan meninggal.

“Serangan stroke dan jantung harus ditangani dalam waktu dua jam sejak gejala muncul. Nggak mungkin kenanya di Sumba, telat jika dibawa ke Kupang,” ujar Budi Gunadi.

Baca juga:  Tak Perlu Datang ke Kantor, Dukcapil Tangerang Datangi Rumah dan RS untuk Rekam KTP-el

Alkes Lengkap untuk 514 Rumah Sakit di Indonesia

Selama ini, warga NTT yang menderita penyakit-penyakit tersebut sering dirujuk ke rumah sakit di luar daerah, seperti Bali, Surabaya, dan Jakarta.

“Itu yang membuat saya nggak benar nih, karena stroke dan jantung harus ditangani di bawah dua jam,” tambah Menkes.

Kondisi ini tidak hanya terjadi di NTT, tetapi juga di seluruh provinsi dan kabupaten lainnya di Indonesia, yang totalnya mencapai 514 rumah sakit.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan akan menyediakan peralatan kesehatan untuk semua rumah sakit daerah agar dapat menangani penyakit katastropik dengan lebih cepat.

Peningkatan Kualitas Tenaga Medis dengan Beasiswa

Menkes juga meminta pemerintah daerah untuk menyediakan beasiswa bagi dokter umum agar dapat melanjutkan pendidikan ke spesialisasi medis.

Baca juga:  Bayi Meninggal Diduga Akibat Kelebihan Oksigen Saat Perawatan di Rumah Sakit Jakarta Pusat

Kemenkes pun menyiapkan beasiswa bagi dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

“Butuh dokter spesialis untuk menjalankan penanganan ini, jadi tolong alokasikan dana untuk mendukung relokasi dan pelatihan dokter spesialis,” jelasnya.

Dukungan Gubernur untuk Kesuksesan Program Kesehatan

Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memastikan semua program pemerintah pusat, termasuk inisiatif dari Kementerian Kesehatan, akan sukses di NTT.

Salah satunya adalah program Melki-Johni di bidang kesehatan, yang mencakup Posyandu Tangguh untuk mendeteksi risiko stunting, edukasi gizi, dan kampanye hidup sehat.

Gubernur Melkiades juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan yang sudah membangun rumah sakit di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Manggarai Timur.

“Kita dorong agar semua bisa sukses di lapangan,” ujar Melki yang juga mantan anggota DPR RI.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Posbindu Mandiri RW 05 Kuta Baru Hadirkan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Satu Pesan Suara Seribu Lelah, Detik-detik Dokter Myta Aprilia Menyerah pada Keadaan
Tak Sekadar Kunjungan, Ini Alasan Ketua Posyandu Datangi Matahari 14
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Home Prospek Nine Stars di Serang: Edukasi Diabetes dan Peluang Usaha yang Menarik Perhatian
Vape Dianggap Aman? Ini Fakta Mengejutkan dari Seminar Anti-Vape di Pesantren
Ungkapan Hati Petronela Dula ketika Menakhoda IBI Cabang Ngada Dua Periode “Kami adalah Saksi Pertama Tangisan Kehidupan”
Romi Juji: DPRD Ngada Komitmen Dorong Kebijakan Penguatan Peran Bidan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:36 WIB

Posbindu Mandiri RW 05 Kuta Baru Hadirkan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:55 WIB

Satu Pesan Suara Seribu Lelah, Detik-detik Dokter Myta Aprilia Menyerah pada Keadaan

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Tak Sekadar Kunjungan, Ini Alasan Ketua Posyandu Datangi Matahari 14

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Minggu, 19 April 2026 - 23:39 WIB

Home Prospek Nine Stars di Serang: Edukasi Diabetes dan Peluang Usaha yang Menarik Perhatian

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Camat Pasar Kemis dan Tim Penilai Kabupaten Tangerang mengikuti sesi pemaparan serta evaluasi dalam rangka Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026.

Olahraga

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:30 WIB

Foto : Mantan Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya

Hukum & Kriminal

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:35 WIB