Manfaat Rebusan Air Daun Serai dan Daun Salam untuk Kesehatan: Dari Menurunkan Kolesterol hingga Detoks Tubuh

Avatar photo

Jumat, 21 Februari 2025 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air rebusan sereh (Dok. Credit: Freepik/jcomp/Metrosiar)

Air rebusan sereh (Dok. Credit: Freepik/jcomp/Metrosiar)

Metrosiar – Sereh dan daun salam dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk membantu meredakan gejala asam urat tinggi. Kedua bahan alami ini mengandung senyawa antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.

Sereh dan daun salam dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan.
Daun salam dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan (Dok. Unsplash/okaykat/Metrosiar)

Rebusan sereh dan daun salam telah lama digunakan sebagai ramuan tradisional untuk mendukung kesehatan sendi dan mengurangi nyeri akibat asam urat. Dengan konsumsi yang tepat dan teratur, minuman herbal ini dapat menjadi alternatif alami yang aman untuk membantu mengontrol kadar asam urat, terutama jika diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif.

Mengapa Asam Urat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Asam urat merupakan hasil metabolisme purin yang berlebihan dalam tubuh
Semakin tinggi kadar asam urat, semakin parah pula nyeri yang dirasakan oleh penderitanya (Dok. Ilustrasi oleh Unsplash/Metrosiar)

Asam urat merupakan hasil metabolisme purin yang berlebihan dalam tubuh, yang kemudian menumpuk dan mengendap dalam bentuk kristal pada sendi. Kondisi ini menyebabkan nyeri yang sering kali dirasakan pada sendi jempol kaki. Semakin tinggi kadar asam urat, semakin parah pula nyeri yang dirasakan oleh penderitanya.

Sereh atau serai yang sering dijadikan bumbu masakan ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan sendi. Menurut Grid.id,
Sereh atau serai yang sering dijadikan bumbu masakan ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan sendi. Menurut Grid.id, (Dok. Ilustrasi oleh Unsplash/Metrosiar)

Penyakit asam urat sendiri biasanya mulai menyerang seseorang sejak usia 30 tahun, meskipun kasusnya dapat terjadi lebih awal pada mereka yang memiliki faktor risiko tertentu. Mengutip Kementerian Kesehatan, asam urat bukan penyakit menular tetapi membutuhkan pengobatan segera untuk menghindari komplikasi.

Baca juga:  Penolakan Vape Menguat, Sekjen MUN Desak Tindak Lanjut Usulan Kepala BNN

 

Penyebab Asam Urat Tinggi dalam Tubuh

 

Faktor utama penyebab asam urat tinggi adalah konsumsi makanan tinggi purin yang berlebihan, seperti jeroan, otak sapi, kembang kol, dan hati sapi. Purin dalam makanan tersebut diubah oleh tubuh menjadi asam urat, dan jika produksinya berlebih atau ekskresinya terganggu, maka akan terjadi penumpukan dalam sendi.

Faktor utama penyebab asam urat tinggi adalah konsumsi makanan tinggi purin yang berlebihan
Faktor utama penyebab asam urat tinggi adalah konsumsi makanan tinggi purin yang berlebihan (Dok. Ilustrasi oleh Unsplash/Metrosiar)

 

Mengontrol asupan makanan kaya purin menjadi langkah awal untuk menurunkan risiko serangan asam urat. Selain itu, pola hidup sehat dan olahraga rutin juga turut membantu mencegah kadar asam urat meningkat drastis.

 

Kandungan Sereh yang Membantu Menurunkan Asam Urat

 

Sereh atau serai yang sering dijadikan bumbu masakan ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan sendi. Menurut Grid.id, sereh mampu membantu tubuh dalam mengeluarkan racun, termasuk asam urat berlebih yang ada dalam darah. Kandungan di dalam sereh bekerja sebagai detoksifikasi alami yang secara perlahan menurunkan kadar asam urat.

 

Sereh juga memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi nyeri pada sendi, sehingga cocok dijadikan pengobatan tambahan untuk mereka yang sering mengalami serangan asam urat.

Baca juga:  Dukungan Larangan Vape Menguat, Rahmad Zaelani Kiki: Negara Harus Tegas Lindungi Generasi Muda

 

Daun Salam sebagai Penurun Kadar Asam Urat

 

Daun salam, selain dikenal sebagai bumbu masakan, ternyata menyimpan kandungan vitamin C, vitamin A, dan folat yang bermanfaat untuk tubuh. Kandungan tersebut tidak hanya menambah cita rasa makanan, tetapi juga efektif menurunkan kadar asam urat tinggi di dalam darah.

 

Vitamin C pada daun salam berperan sebagai antioksidan yang membantu menghambat pembentukan kristal asam urat pada sendi. Sedangkan, folat berperan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak akibat peradangan kronis.

 

Cara Membuat dan Mengonsumsi Ramuan Sereh dan Daun Salam

 

Untuk membuat ramuan ini, sediakan dua batang sereh segar, 10 lembar daun salam, dan air sebanyak 700 cc. Rebus bahan tersebut hingga mendidih dan volume air berkurang menjadi sekitar 200 cc. Setelah matang, diamkan air rebusan hingga dingin dan saring sebelum diminum.

 

Air rebusan sereh dan daun salam dapat dikonsumsi dua kali sehari masing-masing satu gelas untuk hasil maksimal. Dengan rutin mengonsumsinya, kadar asam urat berpotensi turun sehingga keluhan nyeri sendi dapat berkurang. Semoga bermanfaat.

 

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Liputan6

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bakti Sosial Mabes Polri, Ratusan Driver Ojol Dapat Layanan Kesehatan Gratis
GMKI Palangka Raya Kritik Penanganan Karhutla Kalteng: Negara Harus Hadir Sebelum Asap
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Apresiasi Ibu Lulus ASI Eksklusif, Dinkes Kab. Tangerang Gelar Wisuda ASI 2026 demi Cegah Stunting
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Rumah Zakat Tangerang Salurkan 100 Paket Makan Fidyah dan Buka Layanan Kesehatan di Khitanan Massal PKK RW 05 Kutabaru
Pelayanan Puskesmas Kutabumi Diapresiasi Warga.
Berita ini 66 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 08:38 WIB

Bakti Sosial Mabes Polri, Ratusan Driver Ojol Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:09 WIB

GMKI Palangka Raya Kritik Penanganan Karhutla Kalteng: Negara Harus Hadir Sebelum Asap

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Apresiasi Ibu Lulus ASI Eksklusif, Dinkes Kab. Tangerang Gelar Wisuda ASI 2026 demi Cegah Stunting

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Berita Terbaru