Transparansi dan Penuh Kehati-hatian dalam Pengelolaan Danantara, Ini Pesan Tegas Prabowo

Avatar photo

Senin, 24 Februari 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Danantara bersama mantan Presiden SBY dan Jokowi. (YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Danantara bersama mantan Presiden SBY dan Jokowi. (YouTube Sekretariat Presiden)

Metrosiar – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya transparansi dan kehati-hatian dalam mengelola BP Investasi Danantara.

Hal ini disampaikannya saat meluncurkan Danantara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/2).

Menurut Prabowo, pembentukan Danantara menandai perubahan signifikan dalam peran BUMN, yang kini tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berfungsi sebagai aset nasional yang berkontribusi pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan rakyat.

“Oleh karena itu BUMN harus beroperasi dengan standar yang tinggi, governance yang terbaik, BUMN harus mengedepankan inovasi, gagasan besar, transparansi, kemajuan teknologi, sekaligus menjaga disiplin, kehati-hatian serta komitmen terhadap tata kelola yang baik dan pengelolaan yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Komitmen Pemerintah

Ia menambahkan pemerintah telah menunjukkan komitmen dalam mengelola kekayaan Negara dengan disiplin keuangan dan tata kelola yang bertanggung jawab selama 100 hari pertama pemerintahannya.

Baca juga:  DPW Gelora Banten Perkuat Konsolidasi dan Penanaman Pohon

“Kami berhasil mengamankan lebih dari Rp 300 triliun, hampir 20 miliar dolar AS dalam bentuk tabungan negara. Dana yang sebelumnya terhambat oleh inefisiensi, korupsi, dan belanja-belanja yang kurang tepat sasaran,” kata Prabowo.

Prabowo juga menegaskan tekadnya untuk membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Saya akan melawan korupsi dengan sekeras-kerasnya dan dengan segala tenaga dan upaya yang bisa saya kerahkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Ia menekankan prinsip serupa akan diterapkan dalam pengelolaan Danantara Indonesia.

Dana yang sebelumnya kurang tepat sasaran kini dapat dimanfaatkan oleh Danantara untuk diinvestasikan dalam berbagai proyek nasional yang mendukung industrialisasi dan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri.

“Proyek-proyek yang berdampak tinggi, yang akan menciptakan nilai tambah yang signifikan untuk bangsa kita, menciptakan manfaat nyata, lapangan kerja yang bermutu, dan kemakmuran yang berjangka panjang bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Baca juga:  Berni Dhey Ngebu Genjot Ekonomi Ngada Lewat Capital Fly In dan Potensi Lokal

Tidak Boleh Jual SDA

Prabowo juga menegaskan Indonesia tidak boleh lagi menjual sumber daya alam dengan harga murah atau hanya menjadi pemasok bahan mentah bagi negara lain.

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan Danantara harus dikelola dengan sangat hati-hati dan transparan karena keberadaannya ditujukan untuk generasi mendatang.

“Danantara Indonesia adalah untuk anak dan cucu kita. Danantara Indonesia untuk itu harus dikelola sebaik-baiknya dengan sangat hati-hati, dengan sangat transparan, dengan saling mengawasi,” katanya.

“Harus bisa diaudit setiap saat oleh siapa pun, karena ini sekali lagi adalah milik anak dan cucu kita, milik generasi penerus bangsa Indonesia,” pungkasnya.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: YouTube Sekretariat Presiden

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Denyut Perdagangan Kambing dari Pasar Sentral Sudu Menuju Palopo Jelang Idul Qurban
LSP Takarsa Jakarta Menuju Lisensi Resmi, BNSP Apresiasi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:15 WIB

Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut

Senin, 18 Mei 2026 - 20:56 WIB

Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Camat Pasar Kemis dan Tim Penilai Kabupaten Tangerang mengikuti sesi pemaparan serta evaluasi dalam rangka Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026.

Olahraga

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:30 WIB

Foto : Mantan Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya

Hukum & Kriminal

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:35 WIB

Foto : Wamenlu RI Anis Matta

Nusantara

Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:38 WIB