Metrosiar — Siapa sangka limbah pabrik kasur yang kerap dianggap tak berguna, justru menjadi sumber penghasilan besar bagi Mahmud Ali Kato, warga Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, 5 Juni 2025. Dengan melihat peluang yang besar di industri limbah dan semangat wirausaha, Mahmud berhasil menyulap limbah busa menjadi produk bernilai tinggi seperti kasur lantai, bantal, dan guling yang dipasarkan hingga luar Pulau Jawa.
Mahmud Ali Kato memulai usahanya sekitar 10 tahun lalu, berbekal semangat kewirausahaan dan mengambil momentum peluang kesempatan industri limbah. Awalnya hanya coba-coba, kini ia mengelola workshop “Janji Cinta” yang memproduksi ribuan unit kasur dan bantal setiap minggu.

“Limbahnya kami ambil dari beberapa wilayah seperti Serpong, Balaraja, Tangerang, dan Bogor. Harga per kilogram bervariasi, antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu tergantung jenis bahan,” ujar Mahmud Ali Kato saat ditemui di workshop miliknya, Kamis (5/6/2025).
Proses produksinya terbilang sederhana. Limbah busa disortir, dibersihkan, lalu dijahit menjadi kasur lantai atau bantal siap pakai. Berkat kualitas jahitan dan bahan yang dipilih, produk-produk “Janji Cinta” memiliki daya tahan tinggi dan kenyamanan yang diakui pelanggan.

Tak hanya diminati masyarakat sekitar, produk “Janji Cinta” juga telah menjangkau pasar luar daerah Kota Tangerang yaitu Jakarta dan Jawa barat, termasuk Jabodetabek, bahkan di luar pulau Jawa seperti Kalimantan Maluku NTB Palembang dan Lampung. Pesanan pun datang dari berbagai kalangan, mulai dari toko furniture, toko perabotan, pemilik asrama pesantren hingga pengelola kapal.
“Paling sering pesanan datang dari luar kota, ada juga yang untuk kebutuhan toko furniture, toko perabotan, asrama dan kapal. Biasanya mereka pesan 50 hingga 100 bantal dalam sekali order,” jelas Mahmud Ali Kato.

Ia memproduksi tiga jenis utama Guling, kasur lantai dan bantal, dengan harga yang bervariasi. Bantal berukuran standar 45x65cm dibanderol mulai dari Rp 70 ribu, sementara kasur lantai ukuran 150×200 cm dijual dengan harga sekitar Rp 300 ribu. Pelanggan juga bisa memesan ukuran khusus sesuai kebutuhan.
Lokasi usaha nya Jl. Prabu Kian Santang, RT.003/RW.005, di Kelurahan Gebang Raya Kecamatan Periuk Kota Tangerang. Tinggal pencarian di Google maps yaitu Bantal Guling & Kasur Lantai Janji Cinta.

Berbekal keuletan dan ketekunan, Mahmud Ali Kato telah membuktikan bahwa limbah bukanlah akhir dari nilai guna sebuah barang. Justru, di tangannya, limbah menjadi berkah yang mendatangkan Ratusan juta rupiah setiap bulannya.
“keluarga kami semua politisi bahkan banyak yang di pemerintahan. Bisnis Limbah ini karena melihat peluang akan masa depan karena yang penting limbah tetap bisa dimanfaatkan,” tutup Mahmud Ali Kato.









