Panas Bumi Lebih Ramah Lingkungan Dibanding Pembangkit Konvensional, Ini Penjelasan Ahli

Avatar photo

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Gunung Tiga di Lampung dirancang memiliki kapasitas 55 megawatt (MW). (DOK. Pertamina)

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Gunung Tiga di Lampung dirancang memiliki kapasitas 55 megawatt (MW). (DOK. Pertamina)

Metrosiar – Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, mengungkapkan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) memiliki dampak lingkungan yang jauh lebih kecil dibandingkan pembangkit konvensional berbahan bakar batu bara atau gas.

Menurut Fahmy, dengan dukungan teknologi modern, potensi terjadinya aktivitas seismik dari panas bumi sangat minim dan bersifat lokal, sehingga tidak terkait dengan gempa bumi.

“Getaran dari panas bumi sangat rendah. Di negara lain pun, tidak ditemukan kerusakan seperti yang dikhawatirkan,” ujarnya, Kamis (7/8/25).

Pernyataan ini menanggapi rencana pengembangan PLTP di Cipanas, Kabupaten Cianjur, yang telah ditetapkan sebagai Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi Panas Bumi (WPSPE) melalui Keputusan Menteri Investasi/Kepala BKPM atas nama Menteri ESDM No. 1/1/PSPB/PMDN/2022.

Baca juga:  Prediksi Harga Emas 2025 Naik Drastis, Bisa Tembus Rp2,5 Juta per Gram? Ini Faktanya!

Area eksplorasi hanya mencakup 0,02 persen dari total wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan berada di zona pemanfaatan yang selama ini digunakan sebagai lahan perkebunan sayur (eks Perhutani).

Fahmy menjelaskan, energi panas bumi memanfaatkan sumber panas alami dari dalam bumi melalui sistem siklus tertutup, sehingga emisi karbon yang dihasilkan sangat rendah. PLTP juga tidak menggunakan air tanah dangkal, serta tidak mengganggu vegetasi maupun aktivitas pertanian warga sekitar.

Baca juga:  Saham TOBA Naik 212%, Transformasi Bisnis ke Waste-to-Energy dan Energi Hijau
PLTP lebih ramah lingkungan dari pembangkit konvensional. Ahli UGM ungkap potensinya perkuat ketahanan energi nasional.
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Gunung Tiga di Lampung dirancang memiliki kapasitas 55 megawatt (MW). (DOK. Pertamina)

“Panas bumi bukan sekadar sumber energi, tetapi juga langkah nyata menjaga bumi tetap cerdas dan berkelanjutan,” ungkapnya seperti dikutip Antara.

Indonesia diketahui memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia, dengan kapasitas terpasang saat ini mencapai 2,8 gigawatt (GW), tertinggi kedua setelah Amerika Serikat yang mencapai 3,9 GW.

Pemerintah menargetkan kapasitas panas bumi nasional mencapai 7,2 GW pada 2030, sejalan dengan Astacita keenam untuk memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengembangan sektor strategis.

“Pemanfaatan panas bumi secara optimal dapat menjadi pilar ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan,” tutup Fahmy Radhi.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Siaran Pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?
Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW
AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Berita ini 50 kali dibaca
PLTP lebih ramah lingkungan dari pembangkit konvensional. Ahli UGM ungkap potensinya perkuat ketahanan energi nasional.

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?

Selasa, 29 September 2026 - 13:19 WIB

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 September 2026 - 08:29 WIB

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Berita Terbaru