Kampung Adat Wogo, Desa di Pelukan Alam yang Kini Menyandang Predikat Edu-Eco Wisata

Avatar photo

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wogo, Yohanes Bhaghi. (Foto: Frans Dhena)

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wogo, Yohanes Bhaghi. (Foto: Frans Dhena)

Metrosiar – Pagi itu, kabut tipis masih menari di antara perbukitan saat matahari mulai muncul dari ufuk timur.

Di Kampung Adat Wogo, deretan rumah adat beratap ilalang berdiri anggun, seolah mengawal waktu yang berjalan pelan.

Suara ayam berkokok bersahutan, tawa riang anak-anak berlari di jalan tanah, dan aroma kopi Flores menyeruak dari tungku kayu di dapur-dapur warga.

Inilah Wogo, permata budaya di Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, yang kini melangkah ke babak baru.

Pada Agustus 2025, desa ini resmi menyandang predikat Desa Edu-Eco Wisata dan masuk dalam agenda kunjungan Festival Wolobobo, sebuah ajang tahunan yang merayakan keindahan alam dan kekayaan budaya Ngada.

Tonggak Baru untuk Wogo

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wogo, Yohanes “Hans” Bhaghi, menyambut gembira pencapaian ini. Baginya, peresmian ini bukan hanya soal gelar, tetapi amanah untuk menjaga warisan leluhur.

“Sejak dulu Wogo ramai dikunjungi wisatawan, tetapi status Desa Edu-Eco Wisata memberi tanggung jawab yang lebih besar bagi kami untuk melestarikan adat dan lingkungan,” tutur Hans sambil memandang sebuah rumah adat yang diwariskan turun-temurun.

Baca juga:  Super Camp SDIT Al-Akmal: Melatih Kemandirian dan Kepedulian Sejak Dini

Hans menceritakan bagaimana Wogo mempertahankan keasliannya: dari bentuk rumah adat dengan tiang kayu dan atap alang-alang, tata ruang kampung yang sakral, hingga ritual adat yang dijalankan dengan penuh hormat.

Semua elemen itu bukan sekadar dekorasi, melainkan simbol kehidupan yang mengakar pada nilai kebersamaan.

Festival Wolobobo Membawa Napas Baru

Penjabat Kepala Desa Wogo, Kandida M.Th.T. Longa, mengaku bangga desanya menjadi salah satu destinasi Festival Wolobobo tahun ini. Kunjungan rombongan besar pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Wogo bahkan disebutnya sebagai momen bersejarah.

“Ini pertama kalinya kami menerima kunjungan besar seperti ini. Festival Wolobobo membawa napas baru bagi desa kami, sekaligus kesempatan untuk menunjukkan bahwa Wogo layak menjadi destinasi unggulan,” ujar Kandida.

Pemindahan lokasi kunjungan Festival Wolobobo ke Wogo, menurutnya, sejalan dengan visi Edu-Eco Wisata.

Di sini, wisatawan tidak hanya disuguhi pemandangan, tetapi juga diajak belajar: mempelajari sejarah kampung, mencoba menenun kain ikat, hingga mengikuti sesi edukasi tentang adat istiadat.

Pelestarian yang Butuh Kerja sama

Kampung Adat Wogo di Ngada resmi jadi Desa Edu-Eco Wisata, masuk agenda Festival Wolobobo 2025, tawarkan wisata budaya dan edukasi.
Penjabat Kepala Desa Wogo, Kandida M.Th.T. Longa. (Foto: Frans Dhena)

Baik Hans maupun Kandida sepakat, predikat baru ini hanya akan berarti jika semua pihak terlibat dalam menjaga dan mengembangkan Wogo. Pemerintah, pelaku wisata, akademisi, dan masyarakat setempat diharapkan bersinergi, sehingga Wogo tidak hanya dikenal, tetapi juga dicintai wisatawan.

Baca juga:  Harga Emas Bidik Level 3.000 Dolar, di AS Ditutup Naik 0,7% di 2.956,10 Dolar AS, Dengan Kenaikan Total 12 Persen Sejak Awal 2025

“Wisata budaya itu rapuh kalau tidak dijaga. Kita bukan hanya menjual pemandangan, tapi juga cerita, nilai, dan jati diri,” kata Hans.

Magnet bagi Wisatawan

Menjelang senja, Wogo memancarkan pesona berbeda. Cahaya keemasan sore membelai puncak bukit, sementara warga duduk melingkar di teras rumah adat, berbagi cerita dan secangkir kopi.

Di tengah percakapan, terdengar suara gendang dan nyanyian adat yang mengalun pelan, mengiringi langit yang berubah warna.

Bagi wisatawan, momen seperti ini menjadi pengalaman yang tak hanya dilihat, tapi dirasakan.

Mereka pulang dengan cerita tentang kehangatan orang Wogo, tentang tarian yang bercerita, dan tentang kopi yang diseduh dengan sepenuh hati.

Dengan segala kekayaan budaya dan alamnya, serta dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Wogo kini berdiri tegak sebagai Desa Edu-Eco Wisata bukan hanya tujuan perjalanan, tetapi sebuah pengalaman hidup yang membekas di hati setiap pengunjung.* (Frans Dhena)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP
Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Berita ini 105 kali dibaca
Kampung Adat Wogo di Ngada resmi jadi Desa Edu-Eco Wisata, masuk agenda Festival Wolobobo 2025, tawarkan wisata budaya dan edukasi.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:01 WIB

Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Berita Terbaru

Keuangan & Perpajakan

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:01 WIB

Rapat tindak lanjut penataan lahan fasos dan fasum di wilayah RW 03 dan 04 Kelurahan Kutabaru, dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, serta perwakilan warga.

Tata Kelola & Konservasi

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:19 WIB

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB