Ibu Prada Lucky Berlutut Memohon Keadilan di Hadapan Pangdam IX/Udayana

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Prada Lucky Chepril Saputra Namo berlutut memohon keadilan di hadapan Pangdam IX/Udayana (Foto: Facebook/Aditiya Sudtcljipto)

Ibu Prada Lucky Chepril Saputra Namo berlutut memohon keadilan di hadapan Pangdam IX/Udayana (Foto: Facebook/Aditiya Sudtcljipto)

Metrosiar – Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga Prada Lucky Chepril Saputra Namo pada Senin (11/8/25), ketika ibunya, Sepriana Paulina Mirpey, berlutut sambil menangis di hadapan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Dengan suara bergetar, Sepriana menyampaikan bahwa ia ikhlas jika putranya gugur di medan perang, namun menyesalkan kematian Lucky yang diduga akibat ulah pihak tak bertanggung jawab.

“Bapak tolong, saya mohon. Lucky adalah tulang punggung saya dan adik-adiknya yang masih kecil,” ucapnya sambil memohon dengan tangan terkatup.

Mendengar hal itu, Mayjen Piek duduk dan memeluk Sepriana, seraya mengungkapkan belasungkawa yang mendalam. Ia menegaskan, keluarga besar TNI turut berduka dan kehilangan atas meninggalnya Prada Lucky.

Baca juga:  Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha

Pangdam memastikan pihaknya akan menindaklanjuti perintah pimpinan TNI — mulai dari Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Wakil Panglima TNI, hingga Kepala Staf Angkatan Darat — untuk melakukan investigasi menyeluruh dan menegakkan hukum terhadap siapapun yang terlibat.

“Pimpinan TNI, mulai dari Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI, Wakil Panglima TNI, hingga Kepala Staf Angkatan Darat, telah memerintahkan dilakukannya pengusutan mendalam serta proses hukum terhadap siapa pun yang terlibat dalam kejadian yang menyebabkan meninggalnya Prada Lucky,” kata Piek, dikutip Kompas.com.

“Kami pastikan bahwa perintah tersebut telah ditindaklanjuti sesuai prosedur di lingkungan TNI,” tegasnya.

Baca juga:  Hakim Terkenal di Shiraz, Iran, Dibunuh Saat Perjalanan ke Kantor

Menurut Piek, seluruh terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Polisi Militer.

Ia bahkan telah menginstruksikan Danpomdam IX/Udayana untuk menangani langsung kasus ini di Kupang.

Hingga kini, sebanyak 20 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk seorang perwira, dan seluruhnya telah ditahan.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi
Ketum BKN: Mundurnya KABAIS Bukti Tanggung Jawab Moral atas Kasus Andrie Yunus
Terbongkar! Senpi Ilegal Diselundupkan dari Lampung, Dua Orang Diciduk di Merak
Reformasi Polri Masuk Babak Awal, Yusril Bocorkan Arah Revisi UU Kepolisian
Berita ini 12 kali dibaca
Ibu Prada Lucky Chepril Saputra Namo berlutut memohon keadilan di hadapan Pangdam IX/Udayana. TNI tetapkan 20 tersangka, termasuk seorang perwira, dalam kasus kematian prajurit tersebut.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:28 WIB

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Kamis, 23 April 2026 - 14:50 WIB

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Sabtu, 11 April 2026 - 11:43 WIB

Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB