Sulap Limbah Jadi Berkah, Mahmud Ali Kato Raup Untung Dari Kasur Daur Ulang

Avatar photo

Jumat, 6 Juni 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahmud Ali Kato. Dok Pribadi

Mahmud Ali Kato. Dok Pribadi

Metrosiar — Siapa sangka limbah pabrik kasur yang kerap dianggap tak berguna, justru menjadi sumber penghasilan besar bagi Mahmud Ali Kato, warga Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, 5 Juni 2025. Dengan melihat peluang yang besar di industri limbah dan semangat wirausaha, Mahmud berhasil menyulap limbah busa menjadi produk bernilai tinggi seperti kasur lantai, bantal, dan guling yang dipasarkan hingga luar Pulau Jawa.

 

Mahmud Ali Kato memulai usahanya sekitar 10 tahun lalu, berbekal semangat kewirausahaan dan mengambil momentum peluang kesempatan industri limbah. Awalnya hanya coba-coba, kini ia mengelola workshop “Janji Cinta” yang memproduksi ribuan unit kasur dan bantal setiap minggu.

Guling, Bantal dan Lantai Kasur "Janji Cinta" yang di display toko Furniture dok. Istimewa
Guling, Bantal dan Lantai Kasur “Janji Cinta” yang di display toko Furniture dok. Istimewa

“Limbahnya kami ambil dari beberapa wilayah seperti Serpong, Balaraja, Tangerang, dan Bogor. Harga per kilogram bervariasi, antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu tergantung jenis bahan,” ujar Mahmud Ali Kato saat ditemui di workshop miliknya, Kamis (5/6/2025).

Baca juga:  Ekonomi Sirkular: Mengubah Limbah Jadi Produk Bernilai Tinggi Melalui Daur Ulang dan Reuse

 

Proses produksinya terbilang sederhana. Limbah busa disortir, dibersihkan, lalu dijahit menjadi kasur lantai atau bantal siap pakai. Berkat kualitas jahitan dan bahan yang dipilih, produk-produk “Janji Cinta” memiliki daya tahan tinggi dan kenyamanan yang diakui pelanggan.

Salah satu produksi dari Janji Cinta. Dok Istimewa
Salah satu produksi dari Janji Cinta. Dok Istimewa

Tak hanya diminati masyarakat sekitar, produk “Janji Cinta” juga telah menjangkau pasar luar daerah Kota Tangerang yaitu Jakarta dan Jawa barat, termasuk Jabodetabek, bahkan di luar pulau Jawa seperti Kalimantan Maluku NTB Palembang dan Lampung. Pesanan pun datang dari berbagai kalangan, mulai dari toko furniture, toko perabotan, pemilik asrama pesantren hingga pengelola kapal.

 

“Paling sering pesanan datang dari luar kota, ada juga yang untuk kebutuhan toko furniture, toko perabotan, asrama dan kapal. Biasanya mereka pesan 50 hingga 100 bantal dalam sekali order,” jelas Mahmud Ali Kato.

Stok melimpah dan barang siap sedia. Dok Istimewa
Stok melimpah dan barang siap sedia. Dok Istimewa

Ia memproduksi tiga jenis utama Guling, kasur lantai dan bantal, dengan harga yang bervariasi. Bantal berukuran standar 45x65cm dibanderol mulai dari Rp 70 ribu, sementara kasur lantai ukuran 150×200 cm dijual dengan harga sekitar Rp 300 ribu. Pelanggan juga bisa memesan ukuran khusus sesuai kebutuhan.

Baca juga:  11 Ketua RT RW 011 Resmi Dilantik, Ini Harapan Besar dari Lurah!

 

Lokasi usaha nya Jl. Prabu Kian Santang, RT.003/RW.005, di Kelurahan Gebang Raya Kecamatan Periuk Kota Tangerang. Tinggal pencarian di Google maps yaitu Bantal Guling & Kasur Lantai Janji Cinta.

Jl. Prabu Kian Santang, RT.003/RW.005, Gebang Raya, Kec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15132 dok. Pribadi
Jl. Prabu Kian Santang, RT.003/RW.005, Gebang Raya, Kec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15132 dok. Pribadi

Berbekal keuletan dan ketekunan, Mahmud Ali Kato telah membuktikan bahwa limbah bukanlah akhir dari nilai guna sebuah barang. Justru, di tangannya, limbah menjadi berkah yang mendatangkan Ratusan juta rupiah setiap bulannya.

 

“keluarga kami semua politisi bahkan banyak yang di pemerintahan. Bisnis Limbah ini karena melihat peluang akan masa depan karena yang penting limbah tetap bisa dimanfaatkan,” tutup Mahmud Ali Kato.

 

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Berita ini 134 kali dibaca
daur ulang limbah, limbah busa kasur, bisnis kreatif, UMKM Tangerang, wirausaha lokal, pengusaha inspiratif, bisnis kasur lantai, produksi bantal daur ulang, kasur dari limbah, kerajinan limbah, kasur murah berkualitas, bantal buatan tangan, Mahmud Ali Kato, Janji Cinta Tangerang, UMKM sukses, pengusaha daur ulang, wirausaha dari limbah, bisnis ramah lingkungan, kasur lokal, kasur handmade, limbah jadi uang, usaha kreatif, usaha rumahan sukses, peluang usaha limbah, bisnis bantal unik, industri kecil menengah, UKM sukses, bantal kasur murah, limbah jadi berkah, pengusaha Tangerang, limbah pabrik kasur, bisnis keluarga, kasur pesantren, kasur kapal, pesanan luar Jawa, usaha turun temurun, inspirasi wirausaha, bisnis modal kecil, kasur eco friendly, sukses dari limbah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Rabu, 2 September 2026 - 12:01 WIB

Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB