Kemendikdasmen Targetkan Sertifikasi 1 Juta Guru di 2025, Percepatan PPG Diutamakan

Avatar photo

Kamis, 8 Mei 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Unsplash)

(Foto: Ilustrasi/Unsplash)

Metrosiar – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencanangkan penyelesaian sertifikasi bagi 1 juta guru dalam tahun ini.

Nunuk Suryani, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen, mengungkapkan bahwa puluhan ribu guru telah berhasil memperoleh sertifikat pendidik.

“Kami terus mendorong percepatan proses, di mana Kemendikdasmen berkomitmen menyelesaikan sertifikasi sekitar 800 ribu guru tahun ini dan sekitar 1 juta dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun. Tahun 2025 akan menjadi tahun penyelesaian Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi guru tertentu, dan kami melakukan akselerasi,” jelas Nunuk dalam acara Pelaksanaan Program PPG Guru Tertentu Tahun 2025, Kamis (8/5/25).

Untuk mempercepat proses tersebut, Kemendikdasmen hanya akan menerapkan seleksi administrasi.

Semua guru yang memenuhi syarat administrasi dan belum memiliki sertifikat pendidik berhak mengikuti PPG tanpa pengecualian.

“Pembelajaran PPG terbagi dalam tiga batch dengan sistem mandiri yang fleksibel melalui platform Rumah Pendidikan atau Ruang GTK, diselesaikan dalam waktu kurang dari satu semester. Dengan demikian, proses belajar tetap dilakukan secara online, modul dapat dikerjakan kapan saja, sehingga aktivitas mengajar sehari-hari tidak terganggu,” tambah Nunuk.

Baca juga:  Sekolah Kedinasan Masih Jadi Primadona, Tapi Beberapa Sepi Peminat, Apa Saja

Pelaksanaan uji kompetensi akan disesuaikan dengan materi PPG dan pengalaman mengajar. Ujian dilaksanakan secara terjadwal, mengacu pada kesiapan masing-masing guru.

Kemendikdasmen menargetkan pada 2026, seluruh guru di Indonesia (3 juta guru atau 100%) telah tersertifikasi, sehingga fokus pemerintah beralih ke peningkatan kompetensi guru.

“Pada 2025, kami mentransformasi dari 65% guru bersertifikat (1,9 juta guru) menjadi 92% (2,7 juta guru). Namun, 100% belum tercapai karena berdasarkan data, sekitar 249 ribu guru (8%) belum memenuhi kualifikasi S1/D4,” tegas Nunuk.

“Mereka akan mendapat bantuan beasiswa untuk menyelesaikan pendidikan S1/D4. Dengan demikian, pada 2028 mereka dapat mengikuti PPG dan menerima tunjangan profesi. Ini adalah grand design kami untuk menyelesaikan PPG Guru Tertentu,” lanjutnya.

Baca juga:  Pengumuman Hasil SNBP 2025, Cek Kelulusanmu Hari Ini

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan PPG merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen mewujudkan pendidikan berkualitas sesuai amanat konstitusi.

“Guru memegang peran penting, strategis, dan bahkan menentukan tidak hanya keberhasilan belajar siswa, tetapi juga kemajuan pendidikan bangsa,” ujar Abdul Mu’ti.

Seperti diatur dalam Undang-Undang Guru dan Dosen, guru berperan sebagai agen pembelajaran dengan tugas utama tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing, memandu, dan menjadi mentor bagi murid.

“Oleh karena itu, guru harus terus meningkatkan kompetensi, baik pedagogik, akademik, sosial, moral, maupun kepemimpinan. Program PPG menjadi bagian integral dari upaya kami memastikan guru dapat bekerja dengan lebih baik ke depannya,” pungkasnya.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: metrotvnews.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”
Langkah Nyata Ray Bena Mencetak Generasi Unggul: 4.500 Siswa Terima Seragam Gratis, Kontingen Jambore Emban Misi Daerah
158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan
Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa
Ratusan Mahasiswa KKN “Serbu” Desa-Desa Ngada, Bupati dan Wabup Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Akselerasi Pembangunan Berbasis Masyarakat
SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung
Berita ini 21 kali dibaca
Foto Direktur Jenderal Guru Kemendikdasmen Nunuk Suryani sedang memaparkan program percepatan sertifikasi guru dalam acara Pelaksanaan Program PPG Guru Tertentu Tahun 2025. Tampak slide presentasi di belakangnya menampilkan grafik peningkatan jumlah guru bersertifikat dari 65% menjadi 92% pada 2025. Sebelah kanan panggung terlihat logo resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Acara dihadiri puluhan peserta dari dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota yang duduk di kursi berjejer rapi dengan mendengarkan penyampaian materi. Di latar depan terdapat meja panel berisi dokumen dan laptop yang digunakan untuk presentasi. Foto ini menggambarkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru melalui program Pendidikan Profesi Guru yang dipercepat.

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:10 WIB

Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”

Senin, 20 Juli 2026 - 15:53 WIB

Langkah Nyata Ray Bena Mencetak Generasi Unggul: 4.500 Siswa Terima Seragam Gratis, Kontingen Jambore Emban Misi Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:20 WIB

158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan

Berita Terbaru