Ratusan Warga Desa Selembaran Jati Kabupaten Tangerang Terjerat Utang Rentenir

Avatar photo

Senin, 17 Maret 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga Desa Selembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, terjerat utang kepada rentenir. (Foto Ilustrasi/inanews.co.id)

Ratusan warga Desa Selembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, terjerat utang kepada rentenir. (Foto Ilustrasi/inanews.co.id)

Metrosiar – Ratusan warga Desa Selembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, terjerat utang kepada rentenir.

Akibat menunggak utang, tidak sedikit warga yang kehilangan harta benda mereka yang dirampas secara paksa oleh rentenir sebagai jaminan.

“Banyak banget warga yang terjerat utang ke rentenir, di Desa Selembaran Jati saja ada ratusan, belum di desa lain,” ujar D, warga Kampung Rawa Lumpang, pada Minggu (16/3/2025), dilansir dari Kompas.com.

Utang Membengkak dan Menyebabkan Kehilangan Harta

D menceritakan dua kerabatnya terjerat utang kepada rentenir, masing-masing dengan jumlah utang sebesar Rp 500.000.

Tetapi utang tersebut kini membengkak hingga mencapai Rp 40 juta akibat bunga yang terus meningkat.

“Karena tunggakannya besar, akhirnya barang-barang disita. Saudara saya harus kehilangan lahan tanah 40 meter karena sertifikatnya diambil oleh rentenir,” ungkap D.

Baca juga:  Kunjungan Kerja DKR Banten Ke Sekretariat Bersama Kabupaten Tangerang, Ini yang Dibahas

Selain itu, banyak warga lain di Selembaran Jati yang kehilangan barang berharga seperti televisi dan motor yang dirampas oleh rentenir.

Mediasi di Desa Selembaran Jati

D menceritakan banyak korban rentenir mengungkapkan keluhannya dalam sebuah mediasi yang digelar di kantor desa Selembaran Jati beberapa waktu lalu.

Mediasi tersebut dihadiri oleh kepala desa, camat, dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

“Kemarin diundang para korban, diminta 30 orang, tetapi yang datang ratusan. Mereka semua mengaku jadi korban rentenir,” kata D.

Tanggapan DPRD Kabupaten Tangerang

Chris Indra Wijaya, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, membenarkan ratusan warga di Selembaran Jati terjerat utang kepada rentenir.

Chris juga mencatat masalah ini bukan hanya terjadi di Kosambi, tetapi meluas di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, termasuk Teluknaga.

“Tidak hanya di Kosambi, tetapi di wilayah sekitar seperti Teluknaga. Bahkan, ini jadi fenomena juga di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang,” kata Chris saat dikonfirmasi.

Baca juga:  Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong

Solusi untuk Mengatasi Masalah Rentenir

Chris mengaku telah melaporkan banyaknya warga yang terjerat utang kepada rentenir kepada Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.

Menurutnya, pemerintah kabupaten, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga bupati, harus segera turun tangan dalam menangani masalah ini.

“Ini sudah harus menjadi perhatian karena melibatkan ratusan, bahkan ribuan warga terjerat rentenir,” tegasnya.

Selain itu, Chris juga mendengar laporan mengenai intimidasi dan perampasan barang yang dialami oleh warga yang tidak mampu membayar utangnya.

“Untuk hal ini, saya sudah berkonsultasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk upaya hukum bagi para warga yang menjadi korban,” tambah Chris.(*)

Editor : Konrad Wodo

Sumber Berita: komps.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru