Bajawa.Metrosiar- Pemerintah Kabupaten Ngada terus menggenjot sektor pertanian dengan memperkuat infrastruktur irigasi. Tahun 2026, program Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (PITER) mengucurkan anggaran sekitar Rp1,1 miliar untuk mendukung kebutuhan air lahan pertanian di tujuh kecamatan.
Program yang bersumber dari Kementerian dengan dukungan APBN Tahun 2026 itu menyasar 11 kelompok tani, dengan total jaringan irigasi yang dikerjakan mencapai 3,6 kilometer.
Wakil Bupati Ngada menyerahkan langsung bantuan pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi PITER kepada kelompok tani penerima manfaat, Selasa (22/9/2026).
Penyerahan dilakukan di Kecamatan Soa dan Kecamatan Bajawa Utara, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ngada.
Program tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan sawah, memperbaiki tata kelola air, sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan masyarakat.
Dua Kelompok Tani Terima Pekerjaan Irigasi
Dalam penyerahan tersebut, dua kelompok tani menjadi penerima pekerjaan PITER.
Di Desa Masu Kedhi, Kecamatan Soa, Kelompok Tani Tiwupepi mendapatkan pekerjaan pembangunan satu unit pengarah air serta saluran irigasi tersier sepanjang 275 meter dengan anggaran Rp100 juta.
Sementara di Desa Ingena, Kecamatan Bajawa Utara, Kelompok Tani Ngatekila mendapatkan pekerjaan rehabilitasi saluran sepanjang 30 meter dan pembangunan saluran baru sepanjang 270 meter, dengan anggaran Rp100 juta.
Pembangunan dan rehabilitasi jaringan tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga petani dapat mengelola sawah secara lebih optimal.
Wabup: Jangan Sampai Bantuan Hanya Jadi Infrastruktur
Dalam dialog bersama kelompok tani, Wakil Bupati Ngada menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak cukup hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik.
Menurutnya, jaringan irigasi yang telah dibangun maupun direhabilitasi harus benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan berdampak terhadap produktivitas lahan.

“Jangan sampai bantuan ini hanya menjadi infrastruktur. Harus ada manfaat nyata bagi petani dan peningkatan produksi,” tegasnya.
Ia meminta kelompok tani dan masyarakat penerima manfaat ikut menjaga serta merawat jaringan irigasi yang telah dibangun.
Pemeliharaan, kata dia, menjadi tanggung jawab bersama agar jaringan tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang dan mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian.
Wabup berharap keberadaan jaringan PITER dapat memperbaiki tata kelola air, meningkatkan produktivitas sawah serta mendorong pengelolaan pertanian di Kabupaten Ngada secara bertahap menuju standar yang lebih baik.
Pemkab Dorong Program Kementerian Tepat Sasaran
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ngada dalam laporannya menyampaikan bahwa program PITER merupakan bagian dari hasil komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Ngada dengan pemerintah pusat.
Koordinasi tersebut diarahkan agar program-program kementerian dapat hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya dalam memperkuat infrastruktur sektor pertanian.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak kebutuhan infrastruktur pertanian di Kabupaten Ngada dapat ditangani.
Dengan dukungan tersebut, pemerintah daerah menargetkan sektor pertanian tidak hanya mampu meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Wabup Ingatkan Pilkades Tetap Kondusif
Selain membahas pertanian, pertemuan bersama masyarakat juga menjadi momentum bagi Wakil Bupati untuk menyampaikan pesan terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa.
Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

Perbedaan pilihan, menurutnya, jangan sampai memutus hubungan persaudaraan dan merusak kehidupan sosial yang telah terbangun di tengah masyarakat.
Masyarakat diajak mengikuti seluruh proses Pilkades secara tertib, menjaga keamanan serta mengedepankan persaudaraan.
“Berbeda pilihan itu biasa. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat persaudaraan kita rusak,” pesannya.
Pemerintah berharap pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Ngada dapat berjalan aman, tertib dan damai, sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.*









