Bajawa.Metrosiar- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ngada mulai memanaskan mesin organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
Momentum tersebut ditandai dengan digelarnya Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Ngada di Kantor Sekretariat DPC PKB Kabupaten Ngada, Sabtu (19/9/2026).
Musancab menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai di tingkat kecamatan sekaligus membangun soliditas kader hingga ke akar rumput.
Sebanyak 24 peserta mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) untuk memperebutkan 12 posisi Ketua DPAC PKB di Kabupaten Ngada.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Nusa Tenggara Timur (NTT), di antaranya Angela Mercy Piwun, jajaran pengurus DPC PKB Ngada, pengurus DPAC, serta Dewan Syuro.
Ketua DPC PKB Kabupaten Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menegaskan bahwa penguatan struktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kerja politik kader di seluruh wilayah.
Menurutnya, soliditas organisasi menjadi salah satu modal penting bagi PKB untuk meningkatkan kontribusinya dalam politik dan pembangunan di Kabupaten Ngada.
Bernadinus juga secara terbuka mendorong seluruh kader untuk bekerja bersama meningkatkan perolehan kursi PKB di lembaga legislatif pada pemilu mendatang.
“Penambahan jumlah kursi di legislatif membutuhkan kerja sama dan komitmen dari seluruh kader PKB yang ada di Kabupaten Ngada,” tegas Bernadinus.
Ia menekankan, Musancab tidak boleh berhenti sebagai agenda pembentukan atau penguatan struktur semata. Forum tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, memperluas komunikasi dengan masyarakat, serta memastikan struktur partai bekerja secara efektif di setiap wilayah.
“Kalau struktur kuat dan kader bekerja bersama, tentu target-target politik partai akan lebih mudah diperjuangkan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan DPW PKB NTT, Angela Mercy Piwun, menegaskan pentingnya komitmen dan kebersamaan seluruh pengurus serta kader dalam menjaga keberlangsungan organisasi.
Menurut Angela, target peningkatan perolehan kursi legislatif harus didukung kerja kolektif, bukan hanya mengandalkan pengurus di tingkat kabupaten.
Ia mengajak seluruh kader PKB di Kabupaten Ngada memperkuat koordinasi mulai dari DPC, DPAC hingga struktur partai di tingkat bawah.
“Kita harus bekerja bersama-sama untuk membesarkan PKB, terutama untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Ngada,” ujarnya.
Musancab 2026 juga menjadi ruang konsolidasi bagi para kader untuk membahas agenda organisasi di masing-masing wilayah kecamatan.
Dengan terbentuk dan diperkuatnya struktur DPAC, DPC PKB Ngada berharap koordinasi antartingkatan organisasi semakin efektif dan mesin partai semakin solid.
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi langkah PKB Ngada dalam mempersiapkan struktur dan kader menghadapi dinamika politik ke depan, dengan salah satu target yang disuarakan adalah meningkatkan perolehan kursi di lembaga legislatif.
Musancab bukan sekadar memilih pengurus kecamatan. Bagi PKB Ngada, forum ini menjadi momentum untuk merapikan barisan, memperkuat struktur, dan menggerakkan kader hingga tingkat akar rumput.*









