Komisi II DPR sebut Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK Hingga 2025 dan 2026, Berpotensi Dievaluasi

Avatar photo

Sabtu, 8 Maret 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penundaan pengangkatan CPNS hingga Oktober 2025 dan PPPK Maret 2026, hasil negosiasi dengan Kemenpan RB dan Komisi II DPR. Potret Dede Yusuf Macan. (Foto: Dok. dpr.go.id)

Penundaan pengangkatan CPNS hingga Oktober 2025 dan PPPK Maret 2026, hasil negosiasi dengan Kemenpan RB dan Komisi II DPR. Potret Dede Yusuf Macan. (Foto: Dok. dpr.go.id)

 

Metrosiar – Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan hasil negosiasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memutuskan penundaan pengangkatan CPNS hingga Oktober 2025 dan PPPK pada Maret 2026.

Sebelumnya, pemerintah mengusulkan agar pengangkatan CPNS dan PPPK dilakukan pada Oktober 2026. Namun, Komisi II berhasil mendorong agar pengangkatan dipercepat ke tahun 2025.

Baca juga:  Pengacara Harvey Moeis Ungkap Alasan Kehadiran Sandra Dewi di Persidangan: Untuk Menarik Perhatian Publik

Dede mengungkapkan, keputusan tersebut merupakan titik temu dari perundingan, meskipun kebijakan ini masih bisa dievaluasi mengingat adanya keluhan dari peserta seleksi CPNS yang merasa dirugikan oleh penundaan ini.

Sementara itu, Menpan RB Rini Widyantini menjelaskan pengangkatan CPNS akan dilakukan secara serentak pada 1 Oktober 2025 setelah melalui pertimbangan matang. Pengangkatan PPPK dijadwalkan pada 1 Maret 2026.

Baca juga:  Usulkan 579 Formasi PPPK Paruh Waktu, Ini Penjelasan Aster Djawa

Kebijakan ini diambil untuk menata penyelesaian pengangkatan ASN secara lebih terstruktur, mengingat berbagai instansi pemerintah membutuhkan waktu lebih untuk menyelesaikan formasi dan penempatan jabatan yang diperlukan.

Pemerintah juga telah menyiapkan peta pengangkatan serentak CASN 2024 sebagai panduan bagi instansi pemerintah dan peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB