Menjelang Lebaran, Waspadai Penukaran Uang Ilegal, Ini Cara Aman Tukar Uang Baru di Bank Mandiri

Sabtu, 8 Maret 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang Lebaran, tukar uang baru di Bank Mandiri lebih aman. Hindari penukaran ilegal untuk mengantisipasi risiko uang palsu atau penipuan. (Foto via Antara)

Menjelang Lebaran, tukar uang baru di Bank Mandiri lebih aman. Hindari penukaran ilegal untuk mengantisipasi risiko uang palsu atau penipuan. (Foto via Antara)

 

Metrosiar – Menjelang Lebaran 2025, tradisi menukar uang lama ke uang baru untuk keperluan Tunjangan Hari Raya (THR) atau keperluan lainnya semakin marak.

Banyak orang berbondong-bondong menukarkan uang untuk diberikan kepada sanak saudara atau kerabat saat Hari Raya Idulfitri.

Hal ini tentu saja menjadi momen penting, namun juga dimanfaatkan oleh oknum yang menawarkan jasa penukaran uang secara ilegal.

Meskipun tampak praktis, penukaran uang di tempat ilegal membawa banyak risiko, mulai dari biaya tambahan yang tidak wajar hingga penipuan dengan uang palsu.

Lebih Aman Menukar Uang Lewat Bank Mandiri

Untuk menghindari risiko tersebut, masyarakat disarankan untuk melakukan penukaran uang baru melalui perbankan yang terpercaya.

Salah satunya adalah Bank Mandiri yang menyediakan layanan penukaran uang baru melalui kantor cabang, mesin ATM, dan Mobile Banking (Livin Mandiri), jika tersedia.

Berikut informasi mengenai cara dan syarat untuk menukar uang baru di Bank Mandiri.

Cara dan Syarat Penukaran Uang Baru di Bank Mandiri

Baca juga:  Jadwal Libur Lebaran 2025, Bank Indonesia, Mandiri, BSI, dan Prediksi Operasional BCA

Sebelum menuju ke Bank Mandiri, pastikan Anda telah memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  1. Persiapkan Dokumen Penting: Bawa KTP, kartu ATM, atau buku tabungan Anda.
  2. Pastikan Kondisi Uang Baik: Uang yang akan ditukarkan harus dalam kondisi baik dan tidak rusak. Hindari penggunaan selotip, lakban, atau steples pada uang. Susun uang secara rapi tanpa perekat agar memudahkan proses pemeriksaan oleh petugas bank.

Setelah memenuhi syarat, berikut langkah-langkah untuk menukarkan uang baru di Bank Mandiri:

  1. Kunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri: Temui petugas bank dan sampaikan niat Anda untuk menukarkan uang lama dengan uang baru.
  2. Ikuti Prosedur yang Diberikan Petugas: Petugas akan memberikan arahan mengenai prosedur penukaran uang.
  3. Ambil Nomor Antrean: Tunggu giliran untuk dilayani oleh teller.
  4. Serahkan Uang Lama dan Dokumen: Setelah nomor antrean dipanggil, serahkan uang lama yang ingin ditukarkan beserta dokumen yang dipersiapkan.
  5. Proses Penukaran oleh Teller: Teller akan memeriksa uang dan dokumen Anda, kemudian memproses penukaran sesuai dengan ketentuan.
  6. Terima Uang Baru: Setelah proses selesai, Anda akan menerima uang baru dengan pecahan yang ditukarkan.
Baca juga:  Pacu Ekonomi Daerah, Bank Mandiri Teken PKS Layani Pembayaran PBB Lewat Livin by Mandiri

Aplikasi PINTAR Bank Indonesia untuk Penukaran Uang

Sebagai informasi tambahan, Bank Indonesia (BI) meluncurkan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) untuk mempermudah masyarakat dalam menukar uang baru secara online.

Melalui aplikasi atau situs pintar.bi.go.id, Anda dapat memesan uang baru sebelum mendatangi lokasi penukaran yang tersedia.

Untuk layanan ini, terdapat batas maksimal penukaran uang per orang sebesar Rp4,3 juta dengan rincian sebagai berikut:

  • Rp50.000 sebanyak 30 lembar
  • Rp20.000 sebanyak 25 lembar
  • Rp10.000 sebanyak 100 lembar
  • Rp5.000 sebanyak 200 lembar
  • Rp2.000 sebanyak 100 lembar.

Memilih penukaran uang melalui Bank Mandiri atau layanan BI PINTAR, masyarakat dapat menukarkan uang dengan aman, tanpa khawatir akan risiko uang palsu atau penipuan.

Demikian informasi mengenai cara dan syarat tukar uang baru di Bank Mandiri yang dapat Anda simak.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir
Bukan Lagi Beban, ATKARBONIST: Emisi Karbon Kini Jadi Aset Strategis Perusahaan!
Lupakan Greenwashing! Atkarbonist-Sucofindo Tegaskan Data Kredibel Adalah ‘Mata Uang’ Baru di Pasar Karbon
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Selasa, 14 April 2026 - 21:14 WIB

Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB