Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa

Avatar photo

Rabu, 16 September 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu. (Foto: Elfrat Frans Dhena).

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu. (Foto: Elfrat Frans Dhena).

Bajawa.Metrosiar- Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menegaskan berakhirnya status tanggap darurat bukan berarti penanganan terhadap warga terdampak gempa ikut berhenti.

Sebaliknya, pemerintah masih akan menangani berbagai kebutuhan yang bersifat mendesak, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan belum memungkinkan untuk kembali ke kediaman masing-masing.

“Keputusan ini diambil setelah melakukan kajian mendalam serta mempertimbangkan berbagai fakta di lapangan. Pada fase transisi ini, kami tetap mengerjakan hal-hal yang bersifat darurat,” ujar Bernadinus di Bajawa, Selasa, (15/9/26).

Huntara Jadi Prioritas

Salah satu pekerjaan utama yang kini dikebut Pemkab Ngada adalah pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Pembangunan huntara ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu setengah bulan. Hunian tersebut diharapkan menjadi tempat tinggal sementara bagi warga yang belum dapat kembali ke rumah karena kondisi bangunan yang belum aman untuk ditempati.

Baca juga:  Pasca Banjir Patramanggala, Camat Kemiri Turun Langsung Pantau Kondisi Warga

“Dalam masa transisi ini, akan dibangun hunian sementara dalam waktu satu setengah bulan,” kata Bernadinus.

Selain pembangunan huntara, pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar warga yang masih berada dalam kondisi rentan, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan.

“Bagi warga yang terdampak berat, pemenuhan kebutuhan pangan mereka tetap diatur sesuai keperluan,” ujarnya.

Warga Mulai Didorong Kembali Beraktivitas

Memasuki fase pemulihan, Pemkab Ngada juga mulai mendorong warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan maupun sedang untuk kembali ke rumah masing-masing, sepanjang bangunan telah dinyatakan aman.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengembalikan kehidupan masyarakat secara bertahap setelah selama sebulan aktivitas warga banyak terdampak situasi darurat akibat gempa.

Baca juga:  BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan

Pemulihan, kata pemerintah, tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali rumah dan fasilitas yang rusak. Aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat juga perlu segera digerakkan.

Karena itu, warga yang kondisinya sudah memungkinkan diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja dan menggerakkan roda perekonomian keluarga.

Sementara warga yang mengalami dampak lebih berat tetap menjadi prioritas dalam penanganan pemerintah.

Fase transisi ini sekaligus menjadi tantangan baru bagi Pemkab Ngada untuk memastikan proses pemulihan berjalan terarah. Pembangunan huntara, pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan fasilitas terdampak, hingga menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat menjadi pekerjaan yang harus berjalan secara bersamaan.

Dengan berakhirnya masa tanggap darurat, penanganan gempa di Ngada kini memasuki tahap yang tidak kalah penting: memulihkan kehidupan warga dan memastikan masyarakat terdampak dapat bangkit kembali secara bertahap.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:18 WIB

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB