KPU Ngada Gandeng Kampus, Strategi Baru Dongkrak Partisipasi Pemilih 2029

Avatar photo

Rabu, 29 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris KPU Ngada, Andry Rinaldy (kiri), bersama Ketua KPU Ngada Stefania Octaviana Meo (tengah) dan Komisioner Timoteus Epivanus Kelisebo/Nongky (kanan) saat memberikan keterangan kepada media.

Sekretaris KPU Ngada, Andry Rinaldy (kiri), bersama Ketua KPU Ngada Stefania Octaviana Meo (tengah) dan Komisioner Timoteus Epivanus Kelisebo/Nongky (kanan) saat memberikan keterangan kepada media.

Ngada, Metrosiar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada bergerak cepat meningkatkan partisipasi pemilih menjelang Pemilu 2029 dengan menggandeng kampus dan lembaga pendidikan.

Langkah ini diwujudkan melalui rencana penandatanganan kerja sama pendidikan pemilih dengan sejumlah institusi, salah satunya STKIP Citra Bakti Ngada.

Ketua KPU Ngada, Stefania Octaviana Meo, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/4/2026), menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi awal dengan STKIP Citra Bakti untuk menjajaki kerja sama tersebut.

“Kami melakukan kerja sama terkait pendidikan pemilih yang kami buat dalam bentuk kerja sama dan nota kesepahaman. Ini salah satu bentuk kegiatan kerja sama kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, KPU Ngada tidak hanya fokus pada satu kampus, tetapi juga akan menjalin kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Ngada.

Baca juga:  UMKM Wajib Ikut: Program Naik Kelas BUMN Buka Jalan Jadi Jawara Bisnis Nasional

Menurut Stefania, langkah ini diambil untuk memastikan peningkatan partisipasi pemilih, khususnya pemilih pemula, baik pada masa non-tahapan maupun saat tahapan pemilu berlangsung.

Terkait capaian saat ini, ia mengakui bahwa angka partisipasi pemilih di Ngada tergolong tinggi. Namun, KPU tetap berupaya meningkatkannya melalui berbagai strategi, termasuk kerja sama pendidikan ini.

Hal senada disampaikan Komisioner KPU Ngada, Timoteus Epivanus Kelisebo. Ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak dilakukan melalui mekanisme nota kesepahaman (MoU).

Menurutnya, saat ini dokumen MoU masih dalam proses dan harus disampaikan terlebih dahulu ke KPU Provinsi hingga KPU RI sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Jika poin-poin dalam MoU tersebut disetujui, maka KPU Ngada akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS),” jelasnya.

Baca juga:  MTQ Pasar Kemis Kembali Digelar, Camat Nurhanudin Targetkan Prestasi Tingkat Kabupaten

Sementara itu, Sekretaris KPU Ngada, Andry Rinaldy, menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di kalangan pemilih pemula.

Ia menyebut, dominasi pemilih dari generasi Z menjadi alasan utama KPU Ngada mempercepat sosialisasi partisipasi pemilih melalui jalur pendidikan.

Menurut Andry, pelajar mulai dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi termasuk dalam kategori pemilih aktif yang memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi.

Karena itu, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelajar untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu.

“Penyelenggaraan pemilu dan partisipasi pemilih bukan hanya menjadi tugas KPU, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat sebagai warga negara,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:49 WIB

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB