Hadir Ditengah Duka, DPC PDIP Ngada Sambangi Keluarga YBR, Tawarkan Beasiswa Untuk Saudara Korban Hingga Kuliah

Avatar photo

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPC PDI Perjuangan Ngada ketika Menyambangi Keluarga Korban YBR, Bocah 10 Tahun yang Meninggal Bunuh Diri di Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

DPC PDI Perjuangan Ngada ketika Menyambangi Keluarga Korban YBR, Bocah 10 Tahun yang Meninggal Bunuh Diri di Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Ngada.Metrosiar- Ditengah duka mendalam yang menyelimuti keluarga korban YBR, Bocah 10 tahun yang meninggal bunuh diri di Ngada, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Ngada hadir membawa empati dan dukungan nyata.

Kehadiran tersebut menjadi penguat bagi keluarga yang masih bergulat dengan kesedihan sekaligus beban sosial dan ekonomi pasca tragedi.

DPC PDI Perjuangan Ngada menyerahkan bantuan uang tunai yang diserahkan langsung oleh Sekretaris DPC PDIP Ngada, Stanislaus Soli Kesu didampingi Ketua DPC, Wilfridus Muga dan semua jajaran Pengurus DPC PDIP Ngada kepada keluarga korban, Kamis (05/2/26).

Baca juga:  Rayakan Puncak HUT ke-61, Golkar Ngada Gelar Sejumlah Kegiatan, Ziarah ke Makam Sesepuh Partai Hingga Doa Bersama

Selain menyerahkan bantuan uang tunai, DPC PDIP Ngada juga melaksanakan doa bersama di rumah kelurga korban dan dilanjutkan dengan dialog bersama keluraga korban.

Tak hanya sampai disitu, untuk membantu meringankan beban keluarga korban, DPC PDI Perjuangan Ngada menawarkan pemberian beasiswa penuh kepada dua (2) hingga ke jenjang Perguruan Tinggi.

Dalam sapaannya, Wilfridus Muga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban.

Baca juga:  Bakar” Semangat MABA dalam Kuliah Umum, Ray Bena Ungkap Pernah Dibesarkan STKIP Citra Bakti

“Kami dari keluarga besar DPC PDIP Ngada menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya anak YBR. Atas situasi ini, kami datang selain memberikan sumbangan finansial,, juga kami mau supaya kedua saudara korban ini bersedia untuk melanjutkan pendidikan. Untuk itu kami DPC PDIP Ngada bersedia menawarkan bantuan beasiswa penuh, terhitung dari pendidikan SMP hingga perguruan tinggi,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Ngada ini.

Namun, tawaran beasiswa pendidikan ini masih sebatas dialog sembari masih menuggu persetujuan dari kelurga korban.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
MK Bicara Ijazah Gibran, Jawabannya Bikin Polemik Makin Panas
Fahri Hamzah Tantang DPR: Ambang Batas Parlemen 0% atau 20%, Berani?
Anis Matta Bongkar Strategi Gelora Menuju 2029
Berita ini 191 kali dibaca
Kehadiran tersebut menjadi penguat bagi keluarga yang masih bergulat dengan kesedihan sekaligus beban sosial dan ekonomi pasca tragedi. DPC PDI Perjuangan Ngada menyerahkan bantuan uang tunai yang diserahkan langsung oleh Sekretaris DPC PDIP Ngada, Stanislaus Soli Kesu didampingi Ketua DPC, Wilfridus Muga dan semua jajaran Pengurus DPC PDIP Ngada kepada keluarga korban, Kamis (05/2/26).

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB