Kebijakan Serampangan dan Amarah yang Beralasan, Catatan untuk Menteri ESDM

Avatar photo

Selasa, 4 Februari 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar – Dalam dinamika pemerintahan, sikap seorang pemimpin diuji bukan hanya pada bagaimana ia menyusun visi, tetapi juga bagaimana ia menyikapi keputusan anak buahnya.

Tidak mengherankan apabila Presiden RI, Prabowo Subianto, menunjukkan sikap tegas dan geram terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, atas kebijakan yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Amarah seorang pemimpin bukan semata-mata reaksi emosional, melainkan ekspresi kekecewaan terhadap tindakan bawahannya yang dianggap sembrono.

Kebijakan publik bukan perkara coba-coba. Setiap keputusan yang diambil atas nama negara harus melalui pertimbangan matang—dengan menimbang dampaknya secara komprehensif terhadap masyarakat, ekonomi, dan stabilitas sosial-politik.

Baca juga:  Polisi yang Tendang Wanita ODGJ, Bripka Aldian Janu Rambe Akhirnya Sadar dan Minta Maaf: Apakah Sekadar Formalitas?

Bahlil Lahadalia, selain menjabat sebagai Menteri ESDM, juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar.

Sosoknya memang dikenal vokal sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo, dengan berbagai pernyataan kontroversial dan kebijakan yang memicu perdebatan publik.

Tetapi, kebebasan bersuara dan bertindak dalam jabatan publik memiliki batas, kesejahteraan rakyat adalah garis finish yang tidak boleh dilangkahi.

Presiden Prabowo tentu tidak ingin warisan stabilitas yang telah dirintis selama ini dirusak oleh kebijakan yang tidak terukur.

Wajar jika ketegasan harus ditunjukkan, demi menegaskan bahwa jabatan bukanlah ruang eksperimen, melainkan ladang pengabdian yang menuntut tanggung jawab moral dan politik.

Baca juga:  Kaleidoskop 2025: Tahun Pergolakan Parlemen dan Gelombang Protes "Reset Indonesia"

Kini publik menanti, tidak hanya klarifikasi, tetapi juga tindakan nyata dari Presiden terhadap manuver sang menteri yang dianggap telah menciptakan kegaduhan.

Apakah akan ada teguran, evaluasi, atau bahkan reshuffle kabinet, semuanya akan bergantung pada keseriusan pemerintah dalam menjaga kepercayaan publik.

Di tengah tantangan yang dihadapi bangsa, pemerintah perlu menyatukan visi dan langkah.

Perbedaan pandangan dalam internal kabinet adalah hal biasa, namun kebijakan yang menciptakan keresahan bukanlah sesuatu yang dapat ditoleransi. Sebab, dalam politik, kepercayaan publik adalah mata uang tertinggi—dan sekali hilang, sulit untuk kembali utuh.(*)

Penulis : Asmara'65

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Kaki Tak Ia Miliki, Tapi Mimpinya Melangkah Jauh: Rinto Moti dan Lukisan yang Menyentuh Jiwa dari Boradho
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Perang Iran–Israel Makin Membara, Benarkah Israel Akan Jadi Musuh Bersama di Kawasan?
Banten Never Changes !
Kaleidoskop 2025: Tahun Pergolakan Parlemen dan Gelombang Protes “Reset Indonesia”
Berita ini 31 kali dibaca
Presiden Prabowo murka pada Menteri ESDM Bahlil karena kebijakan sembrono yang timbulkan keresahan publik. Keputusan tak bisa asal-asalan.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:26 WIB

Kaki Tak Ia Miliki, Tapi Mimpinya Melangkah Jauh: Rinto Moti dan Lukisan yang Menyentuh Jiwa dari Boradho

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:33 WIB

Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi

Berita Terbaru

Nusantara

Mobile Gaming Ervaringen met Online Casino Nederland Zonder IDIN

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:24 WIB

Nusantara

Vad hände med Mr Green? En plats för kritik och diskussion

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:48 WIB