Peringatan Nabi Amos dan Realitas Pejabat yang Merampas Hak Rakyat Miskin

Avatar photo

Minggu, 21 September 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Amos 8:4-7 menjadi teguran keras bagi pejabat korup di Indonesia yang merampas hak rakyat miskin. Tuhan tidak akan melupakan kejahatan itu. (AI Generated/Metrosiar)

Foto Ilustrasi - Amos 8:4-7 menjadi teguran keras bagi pejabat korup di Indonesia yang merampas hak rakyat miskin. Tuhan tidak akan melupakan kejahatan itu. (AI Generated/Metrosiar)

Metrosiar – Kitab Amos 8:4-7 menghadirkan suara kenabian yang lantang terhadap ketidakadilan sosial.

Nabi Amos menegur keras mereka yang menindas orang miskin, menipu dalam perdagangan, mempermainkan harga, hingga menjadikan sesama manusia sebagai barang dagangan.

Tuhan sendiri bersumpah: “Aku tidak akan melupakan untuk seterusnya segala perbuatan mereka!” (Am. 8:7).

Jika kita jujur melihat keadaan Indonesia saat ini, pesan Amos terasa sangat relevan.

Banyak pejabat yang diberi amanah justru menyalahgunakan kekuasaan. Alih-alih melayani, mereka kerap memperkaya diri.

Korupsi, manipulasi anggaran, mark up proyek, hingga jual beli jabatan masih marak. Akibatnya, rakyat kecil yang seharusnya menikmati hak dasar—pendidikan, kesehatan, pekerjaan yang layak—justru terus tertindas.

Baca juga:  Membela Kebenaran di Era Post-Truth: Jokowi, Ijazah, dan Hak atas Nama Baik

Nabi Amos menyingkap wajah ketidakadilan di zamannya, dan suara kenabian itu seakan bergema kembali di negeri kita.

Bukankah praktik korupsi dan suap yang dilakukan sebagian pejabat sama dengan memperkecil takaran dan menipu dengan neraca palsu?

Bukankah menumpuk kekayaan dari uang rakyat sama halnya dengan “membeli orang papa karena uang”?

Dalam Injil Lukas 16:10-12, Yesus menegaskan, “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.”

Para pemimpin yang gagal setia dalam hal kecil—jujur dalam laporan, adil dalam kebijakan, tulus dalam pelayanan—pasti akan gagal juga dalam tanggung jawab besar kepada bangsa.

Baca juga:  Pertarungan Dua Konglomerat: CMNP vs MNC Group, Jusuf Hamka versus Hary Tanoesoedibjo

Maka, firman Tuhan melalui Amos adalah peringatan keras bagi para pejabat di Indonesia: Tuhan tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk penindasan dan perampasan hak rakyat kecil. Cepat atau lambat, keadilan-Nya akan menyingkap segala kebusukan.

Bagi kita umat beriman, tugas kita adalah mendoakan, mengingatkan, sekaligus berani bersuara terhadap praktik ketidakadilan.

Kita dipanggil bukan hanya untuk berdiam diri, tetapi juga ikut menjadi suara kenabian di tengah bangsa, agar kebenaran dan keadilan sungguh ditegakkan.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Perang Iran–Israel Makin Membara, Benarkah Israel Akan Jadi Musuh Bersama di Kawasan?
Banten Never Changes !
Kaleidoskop 2025: Tahun Pergolakan Parlemen dan Gelombang Protes “Reset Indonesia”
Di Mana Polisi Tidur Saat Reformasi Polri Mulai Bekerja
Krisis Jalur Gaza: Diplomasi Kemanusiaan Indonesia untuk Palestina
Diduga Langgar HAM, Tim Seleksi Pegawai Non-ASN Dinkes Kota Tangerang Disorot
Presiden RI Prabowo Subianto Tetapkan Bahasa Portugis Diajarkan Di Sekolah Sekolah Indonesia Menlu Ungkap Alasannya.
Berita ini 20 kali dibaca
“Kitab Amos 8:4-7 menegur keras perilaku orang yang menindas kaum miskin demi keuntungan pribadi. Pesan kenabian ini sangat relevan dengan Indonesia saat ini, ketika banyak pejabat korup merampas hak rakyat kecil melalui manipulasi anggaran, suap, dan kebijakan yang tidak adil. Tuhan tidak akan melupakan segala ketidakadilan.”

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:33 WIB

Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:21 WIB

Perang Iran–Israel Makin Membara, Benarkah Israel Akan Jadi Musuh Bersama di Kawasan?

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:24 WIB

Banten Never Changes !

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:07 WIB

Kaleidoskop 2025: Tahun Pergolakan Parlemen dan Gelombang Protes “Reset Indonesia”

Minggu, 9 November 2025 - 15:20 WIB

Di Mana Polisi Tidur Saat Reformasi Polri Mulai Bekerja

Berita Terbaru