Menteri Raja Juli Antoni, Domino, dan Hutan yang Hampir Tumbang

Avatar photo

Minggu, 7 September 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Dok. kehutanan.go.id)

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Dok. kehutanan.go.id)

Metrosiar – Di negeri ini, bermain domino rupanya bisa lebih berisiko daripada bermain saham.

Buktinya, foto Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang sedang asyik mengocok kartu—eh, maksudnya batu domino—bersama Abdul Kadir Karding dan seorang tersangka pembalak liar, langsung viral dan jadi santapan publik.

Namun, jangan buru-buru menuduh. Sang Menteri dengan rendah hati mengaku, “Saya tidak kenal dengan dua pemain lainnya.”

Sebuah pengakuan polos yang seakan ingin berkata: kalau hanya sekadar duduk semeja, itu kan lumrah. Apalagi posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) sedang ramai.

Namanya juga silaturahmi, siapa pun bisa datang, entah pejabat, rakyat jelata, atau bahkan… ya itu tadi, tersangka pembalak liar.

Baca juga:  Lapas Serang Temui Bupati: Bahas Penguatan Pembinaan dan Keamanan Warga Binaan

Sungguh indah mendengar pernyataan tegas beliau: tidak akan ada pandang bulu dalam menegakkan hukum.

Walaupun, secara kebetulan, bulu-bulu hutan kita sudah lebih dulu rontok ditebang.

Tapi tidak apa-apa, yang penting tegas di caption Instagram.

Lucunya, Raja Juli baru tahu siapa lawan mainnya setelah membaca berita.
Betapa ajaibnya dunia digital: media sosial ternyata bisa jadi CCTV yang lebih akurat daripada mata kepala sendiri.

“Setelah berita ini beredar, saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang,” katanya.

Baca juga:  Jelang Tahun Baru, Wakapolda Banten Turun Langsung Cek Pospam Merak, Ada Apa?

Jadi begini, mungkin domino ini sebenarnya bukan sekadar permainan, tapi tes pengetahuan—siapa yang bisa menebak latar belakang lawan mainnya tanpa membuka Google.

Yang jelas, beliau hanya sempat dua putaran lalu pamit pulang.

Sebuah strategi elegan, meninggalkan meja sebelum tumpukan kartu—atau tumpukan kayu di hutan—terlalu tinggi.

Maka, masyarakat tidak perlu khawatir. Hutan-hutan kita mungkin sedang sekarat, tapi ketegasan pejabat tetap segar.

Dan kalaupun ada foto yang mencurigakan, anggap saja itu hanya permainan biasa.

Domino toh memang diciptakan untuk mengisi waktu luang, bukan untuk meruntuhkan kredibilitas.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD Sahkan Perda Baru!
Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi
Bikin Resah Pengguna Jalan, Truk Tambang Langsung Ditindak
Polda Banten Buka Suara, Balap Liar Bisa Hancurkan Masa Depan
Baru Sebulan Jadi Pengedar, Dua Pemuda Cikeusal Dibekuk dengan 30 Paket Sabu
Bos Lapas Kerobokan Dicopot, Ada Fakta Mengejutkan di Balik Dugaan Narkoba
Janjian Lewat Instagram, Tawuran Pelajar di Pandeglang Berujung Bacokan
Tangis Bayi di Belakang Rumah, Pelaku Diburu Kilat dan Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Berita ini 33 kali dibaca
Lucunya, Raja Juli baru tahu siapa lawan mainnya setelah membaca berita. Betapa ajaibnya dunia digital: media sosial ternyata bisa jadi CCTV yang lebih akurat daripada mata kepala sendiri. “Setelah berita ini beredar, saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang,” katanya. Jadi begini, mungkin domino ini sebenarnya bukan sekadar permainan, tapi tes pengetahuan—siapa yang bisa menebak latar belakang lawan mainnya tanpa membuka Google.

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:14 WIB

137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD Sahkan Perda Baru!

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Senin, 1 Juni 2026 - 01:08 WIB

Bikin Resah Pengguna Jalan, Truk Tambang Langsung Ditindak

Senin, 1 Juni 2026 - 00:39 WIB

Polda Banten Buka Suara, Balap Liar Bisa Hancurkan Masa Depan

Senin, 1 Juni 2026 - 00:32 WIB

Baru Sebulan Jadi Pengedar, Dua Pemuda Cikeusal Dibekuk dengan 30 Paket Sabu

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB