BREAKING NEWS: Nadiem Makarim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Chromebook

Avatar photo

Kamis, 4 September 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nadiem Makarim ditetapkan tersangka korupsi pengadaan Chromebook, Kejagung sebut kerugian negara capai Rp1,98 triliun. (DOK. Antara Foto)

Nadiem Makarim ditetapkan tersangka korupsi pengadaan Chromebook, Kejagung sebut kerugian negara capai Rp1,98 triliun. (DOK. Antara Foto)

Metrosiar – Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook terus berlanjut.

Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim sebagai tersangka terbaru.

“Telah menetapkan tersangka baru dengan inisial NAM,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, saat konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/25).

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah ditemukannya bukti yang cukup.

Ia menambahkan, tim penyidik juga sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi ahli.

“Berdasarkan pemeriksaan dan alat bukti keterangan saksi ahli petunjuk dan surat serta barang bukti yang telah diterima atau diperoleh tim penyidik pada Jampidsus pada hari ini menetapkan satu tersangka dengan inisial NAM selaku Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi periode tahun 2019-2024,” tuturnya.

Baca juga:  Rayakan Milad ke-28, Rumah Zakat Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Tangerang

Sebelumnya, Nadiem telah tiga kali menjalani pemeriksaan terkait perkara ini.

Pemeriksaan pertama berlangsung pada Senin (23/6/25) selama kurang lebih 12 jam, kemudian pemeriksaan kedua pada Selasa (15/7/25) sekitar 9 jam. Hari ini menjadi kali ketiga ia dipanggil penyidik.

Selain itu, Kejagung juga sudah mengeluarkan surat pencegahan ke luar negeri terhadap Nadiem sejak (19/6/25), berlaku selama enam bulan.

Baca juga:  Jalan Sehat RW 017 Pecahkan Suasana, Diikuti Lebih dari 1.000 Warga

Dalam kasus korupsi program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek periode 2019–2022, Kejagung sebelumnya telah menetapkan empat orang tersangka. Kerugian negara akibat perkara ini ditaksir mencapai Rp 1,98 triliun.

Adapun keempat tersangka yang lebih dahulu ditetapkan yakni:

  1. Sri Wahyuningsih (SW), mantan Direktur Sekolah Dasar Ditjen PAUD Dikdasmen 2020–2021;
  2. Mulyatsyah (MUL), mantan Direktur SMP Kemendikbudristek 2020;
  3. Jurist Tan (JT/JS), eks staf khusus Mendikbudristek bidang pemerintahan di era Nadiem;
  4. Ibrahim Arief (IBAM), konsultan individu untuk rancangan perbaikan infrastruktur teknologi manajemen sumber daya sekolah.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Konferensi Pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Pabrik Obat Keras Ilegal Dibongkar, Polisi Ungkap Kapasitas 8 Juta Butir per Hari
Jimly Dorong Pansus, Polemik Syarat Cawapres 2024 Kembali Memanas
Geger! Polsek Pasar Kemis Sita 2.782 Butir Hexymer dan Tramadol di Serpong
Berita ini 29 kali dibaca
Kejaksaan Agung menetapkan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik menemukan bukti dan memeriksa saksi, termasuk saksi ahli. Kasus digitalisasi pendidikan periode 2019–2022 ini ditaksir merugikan negara hingga Rp1,98 triliun.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:01 WIB

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB