Flores NTT Resmikan Desa Edu-Eco Wisata, Berni Dhey Sebut Desa Wogo Jadi Role Model Kearifan Lokal

Avatar photo

Jumat, 8 Agustus 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu resmikan Desa Wogo sebagai Desa Edu-Eco Wisata pertama, jadi role model kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat. (Foto: Frans Dhena)

Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu resmikan Desa Wogo sebagai Desa Edu-Eco Wisata pertama, jadi role model kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat. (Foto: Frans Dhena)

Metrosiar – Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu (Berni Dhey), meresmikan Desa Wogo sebagai Desa Edu-Eco Wisata pada Jumat (8/8/25) di Kampung Adat Wogo.

Desa ini resmi menjadi desa pertama di Kabupaten Ngada yang mengusung konsep wisata berbasis edukasi, ekologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Peresmian dimulai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Ngada dan menjadi bagian dari rangkaian Festival Wolobobo 2025 yang digelar selama dua hari.

Baca juga:  Perjalanan Ramah Lingkungan dan Minim Sampah, Cara Mudah Menjadi Traveler Bertanggung Jawab

Berni Dhey menyebut Desa Wogo sebagai role model ruang belajar kearifan lokal yang menggabungkan pelestarian alam, pengembangan UMKM, pemberdayaan pemuda, dan peran aktif perempuan desa.

Menurutnya, peluncuran ini merupakan langkah strategis Pemkab Ngada untuk memperluas dampak Festival Wolobobo sesuai visi “Membangun Desa, Menata Kota.”

Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu resmikan Desa Wogo sebagai Desa Edu-Eco Wisata pertama, jadi role model kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu resmikan Desa Wogo sebagai Desa Edu-Eco Wisata pertama, jadi role model kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat. (Foto: Frans Dhena)

“Desa Wogo disiapkan sebagai model wisata berbasis edukasi, ekologi, dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya desa ini menjadi tempat yang menginspirasi nilai budaya, kebersamaan, dan keberlanjutan,” ujar Berni Dhey.

Baca juga:  Rekomendasi Resto Halal di Da Nang Vietnam

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak, mulai dari pemerintah, Yayasan Kehati, Yayasan Bambu Lestari, lembaga lingkungan, hingga institusi pendidikan.

Peluncuran ini menjadi awal kerja bersama untuk menciptakan desa yang tangguh, mandiri, dan lestari, dengan pengelolaan profesional, promosi pariwisata inklusif, serta keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.* (Frans Dhena)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP
Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang
Pantai Anyer Padat! Polisi Terapkan One Way, Orang Tua Diminta Siaga
Waterpark Annisa Jaya Bagi-Bagi THR, Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran 2026
Menyusuri Lereng Gunung Bunder Menikmati Pemandangan Kawah Ratu Yang Eksotis
Video: Kapolsek Kronjo, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd. melakukan pemantauan di obyek wisata Pulau Cangkir
Libur Nataru Ramai, Polisi Siaga di Pulau Cangkir untuk Jamin Keamanan Wisatawan
Hari Pertama 2026, Kapolda Banten Turun ke Anyer: Ada Apa di Jalur Wisata Favorit Ini?
Berita ini 24 kali dibaca
Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu resmikan Desa Wogo sebagai Desa Edu-Eco Wisata pertama, jadi role model kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:32 WIB

Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:24 WIB

Pantai Anyer Padat! Polisi Terapkan One Way, Orang Tua Diminta Siaga

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:45 WIB

Waterpark Annisa Jaya Bagi-Bagi THR, Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:10 WIB

Menyusuri Lereng Gunung Bunder Menikmati Pemandangan Kawah Ratu Yang Eksotis

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB