Goku AI: ByteDance Tantang DeepSeek dalam Dunia AI Open Source

Avatar photo

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Goku AI oleh ByteDance, model open-source untuk pembuatan video dan gambar realistis, siap bersaing di pasar AI generatif. (GitHub)

Goku AI oleh ByteDance, model open-source untuk pembuatan video dan gambar realistis, siap bersaing di pasar AI generatif. (GitHub)

METROSIAR – ByteDance, induk dari TikTok yang berbasis di China, telah meluncurkan model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) baru bernama “Goku” untuk pembuatan gambar dan video.

Goku adalah model AI open source (sumber terbuka) yang dapat bersaing dengan model serupa seperti Llama (Meta) dan DeepSeek, serta ditujukan untuk menciptakan video iklan dengan realisme tinggi.

Pengenalan Goku AI

Goku AI dikembangkan untuk membantu pembuat konten dan pemasar dalam membuat video produk, avatar pemasaran, influencer AI, dan demo visual lainnya.

Model ini mendapat nama yang diduga terinspirasi dari karakter Goku di serial anime Dragon Ball, yang terkenal karena kekuatan dan kemampuan berkembangnya.

Kata “Goku” sendiri dalam bahasa Jepang mengacu pada “kesadaran kosong,” yang bisa dihubungkan dengan sifat AI yang terus belajar dan berkembang.

Baca juga:  Warga Cipondoh Makmur Ikut Aktif Membuat Biopori Cegah Banjir

Teknologi Goku AI: Meningkatkan Kualitas Video

Goku AI menggunakan teknik Rectified Flow Transformer (RFT), yang memungkinkan pembuatan video lebih halus dan realistis.

Proses pembuatan video dilakukan dengan menyusun bingkai secara bertahap untuk menciptakan transisi yang mulus. Selain itu, dynamical rectified flow memastikan setiap gerakan dalam video mengalir alami dan mengurangi gangguan visual, menghasilkan video berkualitas tinggi.

Keunggulan Goku AI

ByteDance meluncurkan Goku AI, model open-source untuk pembuatan video realistis, menantang pesaing seperti OpenAI dan DeepSeek.
Goku AI oleh ByteDance, model open-source untuk pembuatan video dan gambar realistis, siap bersaing di pasar AI generatif. (GitHub)

Goku AI memiliki performa yang unggul dibandingkan dengan model AI lain, seperti Luma, Open-Sora, Mira, dan Pika.

Beberapa hasil pengujian Goku AI menunjukkan skor yang sangat baik: 0,76 pada GenEval (ukur ketepatan konten), 83,65 pada DPG-Bench (ukur kemampuan teks ke gambar), dan 84,85 pada VBench (ukur kualitas teks ke video).

Baca juga:  DeepSeek, Startup AI China, Jadi Sorotan Dunia Berkat Model Canggih dan Biaya Terjangkau

Persyaratan untuk Menjalankan Goku AI

Untuk mengoperasikan Goku AI dengan kinerja optimal, dibutuhkan GPU berkinerja tinggi. Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstal Goku:

  • Pasang Python dan Pytorch versi terbaru
  • Salin kode sumber dari repositori GitHub resmi Goku
  • Install paket Python di direktori proyek
  • Unduh berbagai model Goku dan jalankan kode.

Dengan kemampuan untuk menghasilkan konten hiper realistis, penting untuk selalu memperhatikan penggunaan AI yang bertanggung jawab, terutama dalam hal deteksi deepfake dan penyalahgunaan konten digital.***

Sumber Berita: GitHub

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Jembatan Gantung vs Jembatan Rangka, Dua Akses Penghubung Warga Papi–Garutu di Enrekang
Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya
IPMA Gelar Buka Bersama Pengelola Gedung se-Jabodetabek, Soroti Efisiensi Energi hingga Inovasi Teknologi Gedung
Pertama di Dunia! Mengenal Di-Space, Pusat Edukasi Kendaraan Listrik Milik BYD
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:47 WIB

Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:10 WIB

Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:33 WIB

Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:40 WIB

Jembatan Gantung vs Jembatan Rangka, Dua Akses Penghubung Warga Papi–Garutu di Enrekang

Berita Terbaru

TNI POLRI

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Sabtu, 8 Agu 2026 - 08:51 WIB