Metrosiar – Aplikasi Byond milik PT Bank Syariah Indonesia (BSI) tengah menjadi sorotan publik usai dilaporkan mengalami gangguan teknis sejak awal (9/25).
Banyak nasabah mengeluhkan tidak bisa melakukan transaksi perbankan, mulai dari transfer hingga pembayaran, akibat error yang terjadi pada aplikasi tersebut.
Keluhan ini ramai disuarakan warganet melalui media sosial, salah satunya akun X (Twitter) bernama @hasyimmah yang menuliskan, “Aplikasi BSI itu namanya Byond. Errornya sering banget. Pokoknya errornya beyond banget. Di saat diperlukan, kita nggak bisa apa-apa. Males banget.”
Dampak dari gangguan Byond BSI ini dirasakan langsung oleh nasabah yang mengaku kesulitan mengakses dana.
Akun @cocomeew menulis, “Byond kenapa sih error terus, uang aku di BSI semua.”
Bahkan, beberapa nasabah menyatakan niat untuk menutup akun BSI akibat gangguan yang berulang.
Seperti diungkapkan oleh @nurulfadilah0195 di kolom komentar Instagram resmi BSI: “Aku mau tinggalkan BSI, Senin nanti mau ke kantor cabangnya kalau uangku sudah balik langsung mau tutup akun. Suka menyusahkan, uang mau dipakai tapi malah bermasalah seperti ini.”
Selain itu, kritik juga ditujukan pada manajemen BSI yang dinilai kurang transparan dalam memberikan informasi terkait jadwal perbaikan aplikasi.
Akun @wisga meminta agar bank memberi kejelasan saat melakukan maintenance: “Bisa tidak kalau mau maintenance info dulu, mulai kapan sampai kapan. Jadi nasabah bisa mengalihkan dana ke rekening lain.”
Respons Resmi BSI
Menanggapi keluhan tersebut, Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyampaikan saat ini pihaknya masih melakukan optimalisasi sistem akibat tingginya volume transaksi pada awal bulan (9/25).
“Sehingga untuk kebutuhan transaksi, kami menganjurkan nasabah melakukannya melalui channel lain seperti BSI Mobile, BSI ATM, BSI Agen, BSI Net Banking, serta seluruh jaringan cabang BSI di seluruh Indonesia,” ujar Wisnu dalam keterangan resminya, Selasa (2/9/25).
Sorotan Publik dan Harapan Nasabah

Gangguan pada aplikasi Byond BSI ini menambah daftar keluhan nasabah terkait layanan digital perbankan di Indonesia.
Para pengguna berharap BSI dapat segera memberikan solusi konkret dan meningkatkan keandalan aplikasi agar aktivitas transaksi keuangan tidak kembali terhambat.
Dengan semakin banyaknya kritik yang muncul di media sosial, isu ini diperkirakan masih akan menjadi sorotan publik hingga ada kejelasan dari pihak bank mengenai pemulihan penuh aplikasi Byond.*









