Bagi Mereka Yang Ber Niat Berkurban di Sunnahkan Menahan Diri Dari Memotong Rambut Dan Kuku

Avatar photo

Senin, 18 Mei 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hewan qurban sapi dan kambing

Ilustrasi hewan qurban sapi dan kambing


Kabupaten Tangerang, Metrosiar –  Masuk Zulhijah, Bagi mereka yang berniat  ber Kurban Disunnahkan Menahan Diri dari Memotong Rambut dan Kuku.
Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), 1 Zulhijah 1447 Hijriah ditetapkan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 Masehi. Dengan demikian, Hari Raya Iduladha atau 10 Zulhijah 1447 H bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2026.

Momentum ini menandai dimulainya hari-hari mulia yang sangat istimewa dalam Islam, terutama bagi umat Muslim yang berniat menunaikan ibadah kurban.

Bagi mereka yang berniat berkurban, atau dikenal sebagai shahibul kurban, terdapat anjuran khusus yang telah diajarkan Rasulullah SAW sejak masuknya bulan Zulhijah. Anjuran tersebut adalah menahan diri dari memotong rambut dan kuku hingga hewan kurban disembelih.

Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

إذا رأيتم هلال ذي الحجة، وأراد أحدكم أن يضحي، فليمسك عن شعره وأظفاره
“Jika kalian melihat hilal Zulhijah, dan di antara kalian ada yang ingin berkurban, maka hendaklah dia menahan (tidak memotong) sebagian rambutnya dan kukunya.” (HR. Muslim).

Hadis ini menjadi dasar utama bagi anjuran agar shahibul kurban tidak memotong rambut maupun kuku sejak tanggal 1 Zulhijah hingga penyembelihan hewan kurban dilaksanakan.

Ibadah kurban pada hakikatnya adalah pendidikan tentang ketundukan dan pengorbanan kepada Allah SWT. Dengan menahan diri dari perkara-perkara yang sebenarnya mubah, seorang shahibul kurban diajak untuk menghadirkan kesiapan batin, melatih kesabaran, serta memperkuat kesadaran spiritual menjelang hari penyembelihan.

Para ulama di Majelis Tarjih menjelaskan bahwa kata ganti “ـه” (hu) dalam hadis tersebut kembali kepada orang yang hendak berkurban, bukan kepada hewan kurbannya. Karena itu, anjuran ini berlaku bagi shahibul kurban, baik yang berkurban secara pribadi maupun kolektif.

Meski demikian, para ulama berbeda pendapat mengenai hukum larangan tersebut. Sebagian memahami bahwa meninggalkan potong rambut dan kuku merupakan sunnah yang sangat dianjurkan, sementara sebagian lain memaknainya sebagai makruh apabila dilanggar.

Namun, mayoritas penjelasan menegaskan bahwa apabila seseorang tetap memotong rambut atau kukunya karena alasan kebersihan, kebutuhan tertentu, atau ketidaktahuan, maka hal itu tidak membatalkan ibadah kurban dan tidak mengurangi keabsahannya.

Karena itu, umat Islam tidak perlu merasa cemas berlebihan apabila terlanjur melakukannya. Kurban tetap sah dan pahalanya tetap diharapkan diterima oleh Allah SWT.

Dalam pandangan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, orang yang akan berkurban dianjurkan mempersiapkan diri dengan membiarkan rambutnya (baik rambut kepala, kumis, jenggot, maupun lainnya) serta tidak memotong kuku tangan dan kaki sejak terlihatnya hilal Zulhijah sampai penyembelihan hewan kurban dilaksanakan. Jadi sejak Senin, 18 Mei 2026 Masehi sampai Rabu, 27 Mei 2026 setelah hewan kurban disembelih, kita dianjurkan untuk menahan untuk tidak memotong rambut dan kuku.

Anjuran ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih ego, melatih kepatuhan, dan menghadirkan ketakwaan dalam diri. Sebagaimana firman Allah SWT:

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.” (QS. Al-Hajj: 37).

Dengan memasuki Zulhijah, umat Islam pun diajak untuk tidak hanya mempersiapkan hewan terbaik untuk dikurbankan, tetapi juga mempersiapkan hati terbaik untuk mendekat kepada Allah SWT.

Baca juga:  Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Kapolda Banten di Hari Waisak: Ada Harapan Besar untuk Indonesia
Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat
Viral! Kakek Jamaah Haji Asal Indonesia Hilang Misterius di Tanah Suci
Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Ini 5 Keutamaan Amalan Yang di Anjurkan di 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Kacau di Terminal Ajyad! Jamaah Haji Saling Dorong demi Naik Bus Sholawat
Ceramah Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Iringi Pelepasan Jamaah Haji Kloter 26 Pondok Gede
Denyut Perdagangan Kambing dari Pasar Sentral Sudu Menuju Palopo Jelang Idul Qurban
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 01:14 WIB

Pesan Kapolda Banten di Hari Waisak: Ada Harapan Besar untuk Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:19 WIB

Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:35 WIB

Viral! Kakek Jamaah Haji Asal Indonesia Hilang Misterius di Tanah Suci

Senin, 18 Mei 2026 - 22:36 WIB

Bagi Mereka Yang Ber Niat Berkurban di Sunnahkan Menahan Diri Dari Memotong Rambut Dan Kuku

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:05 WIB

Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk

Berita Terbaru

Keterangan poto. Binmas kutabumi Bipka Andri Wijaya, Lurah Kutabumi Ade Sunaryo, Babinsa Kutabumi Sertu  Sudirno

Politik & Pemerintahan

PERNYATAAN BERSAMA TIGA PILAR KELURAHAN KUTABUMI

Kamis, 2 Jul 2026 - 23:07 WIB