Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut

Avatar photo

Senin, 18 Mei 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten, Andra Soni didampingi Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hendra Wirawan saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Provinsi Banten.

Gubernur Banten, Andra Soni didampingi Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hendra Wirawan saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Provinsi Banten.

Metrosiar, Serang — Komitmen Pemerintah Provinsi Banten terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cilangkahan semakin ditegaskan. Gubernur Andra Soni menyebut wilayah Cilangkahan sebagai daerah paling siap untuk dimekarkan, baik dari sisi administratif maupun kesiapan pembangunan.

 

Pernyataan itu disampaikan saat dialog bersama Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan (Bakor PKC) di Gedung Negara Provinsi Banten, Serang, Senin (18/5/2026).

 

“DOB Kabupaten Cilangkahan itu terus kita suarakan ke pusat dalam berbagai kesempatan. Kita proaktif mengingatkan agar proses pemekaran ini bisa segera terealisasi,” ujar Andra.

 

 

Cilangkahan Disebut Paling Siap, Tinggal Tunggu Moratorium

 

Menurut Andra, seluruh persyaratan administratif untuk pembentukan DOB Cilangkahan telah terpenuhi, bahkan sudah sampai pada tahap keluarnya Amanat Presiden (Anpres). Ini menjadi sinyal kuat bahwa Cilangkahan tinggal menunggu dibukanya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat.

 

Tak ingin menunggu tanpa aksi, Pemprov Banten kini fokus mempercepat pembangunan di wilayah selatan, khususnya Lebak Selatan.

Baca juga:  Sinergi Positif: Bupati Tangerang Puji Kepemimpinan Gubernur Andra Soni di 100 Hari Pertama

 

 

Infrastruktur & Layanan Dasar Digenjot

 

Sejumlah program strategis telah dijalankan untuk memperkuat fondasi wilayah calon DOB, di antaranya:

 

  • Pembangunan dan optimalisasi RSUD Malingping dan RSUD Cilograng
  • Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra)
  • Pembangunan irigasi pertanian
  • Program pendidikan gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta

 

 

Langkah ini dinilai krusial agar saat pemekaran resmi dilakukan, Cilangkahan sudah memiliki layanan publik yang memadai.

 

“Kita ingin saat pemekaran terjadi, kondisi infrastruktur dan pelayanan dasar sudah siap. Bahkan ke depan, kami rencanakan pembangunan sekolah unggulan berbasis boarding school di sana,” jelasnya.

 

 

Masuk RPJMD, Pemprov Tak Mau Pasif

 

Pemprov Banten juga telah memasukkan rencana pemekaran Cilangkahan dalam dokumen RPJMD sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka menengah.

 

Andra menegaskan, seluruh stakeholder dan masyarakat harus terus bergerak bersama agar proses ini tidak stagnan.

 

“Kita tidak bisa berdiam diri. Harus terus ada upaya dan masukan dari berbagai pihak,” tegasnya.

Baca juga:  Patroli Ramadhan: Satpol PP, FKDM, Redkar & Media Center Community Kemiri Jaga Keamanan Lingkungan

 

Bakor PKC: Cilangkahan Layak Jadi Kabupaten Mandiri

 

Ketua Bakor PKC, Herry Djuhaeri, mengapresiasi langkah aktif Gubernur Andra dalam mendorong DOB Cilangkahan. Ia menilai wilayah tersebut sangat layak dimekarkan, baik dari sisi luas wilayah maupun potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

“Insya Allah, Cilangkahan bisa lebih cepat mandiri jika menjadi kabupaten sendiri,” ujarnya.

 

Herry juga mengungkapkan bahwa wacana pemekaran Cilangkahan bukan hal baru. Bahkan, ide ini sudah muncul sejak sebelum Banten menjadi provinsi sendiri, saat masih bergabung dengan Jawa Barat.

 

Momentum Politik Dinilai Tepat

 

Menariknya, dukungan Andra Soni terhadap pemekaran ini bukan baru sekarang. Sebelum menjabat sebagai gubernur, ia disebut sudah aktif memperjuangkan DOB Cilangkahan, termasuk memfasilitasi pertemuan dengan pimpinan DPR RI.

 

Hal ini membuat optimisme publik semakin menguat bahwa realisasi DOB Cilangkahan tinggal menunggu momentum kebijakan dari pemerintah pusat.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 12:01 WIB

Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Berita Terbaru

Pendidikan

Belum Tersentuh MBG, Ratusan Santri di Serang Dapat Makan Gratis

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:27 WIB

Peristiwa & Bencana

Enam Bulan Kekeringan, Warga Kampung Cerocoh Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih

Minggu, 20 Sep 2026 - 14:27 WIB

oppo_2

Hukum & Kriminal

Geger! Dugaan Kasus LGBT di Yayasan Darul Ihsan Bikin Warga Karacak Resah

Minggu, 20 Sep 2026 - 14:04 WIB