Geger! Dugaan Kasus LGBT di Yayasan Darul Ihsan Bikin Warga Karacak Resah

Avatar photo

Minggu, 20 September 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oppo_2

oppo_2

Kabupaten Bogor, Metrosiar – Warga Kampung Lebak Kaum, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh dugaan perilaku menyimpang yang disebut melibatkan salah seorang tenaga pendidik di Yayasan Darul Ihsan.

Informasi tersebut mencuat setelah warga yang tinggal di sekitar yayasan mengaku mengetahui adanya dugaan praktik LGBT yang melibatkan oknum guru di lingkungan sekolah tersebut.

Salah seorang warga yang tinggal di dekat yayasan mengatakan bahwa dugaan tersebut telah berlangsung cukup lama dan disebut melibatkan sejumlah murid laki-laki.

Sementara itu, Pak Mumus, salah seorang tenaga pendidik di yayasan tersebut, membenarkan adanya dugaan tersebut.

“Bahwa oknum guru yang melakukan LGBT di Yayasan Darul Ihsan, Karacak, Bogor, sudah berangsur lama, dan sudah banyak murid pria yang menjadi korban dari ulah oknum tenaga pendidik tersebut,” ujar Pak Mumus.

Baca juga:  Gak Ada Podium, Gak Ada Basa-Basi! Ivan-Boy Undang Pendidik UI Ngobrol Santai

Selain itu, berdasarkan informasi yang diterima, oknum guru tersebut juga diduga melakukan praktik perdagangan kepada pihak yang disebut terlibat dalam aktivitas LGBT. Bahkan, beberapa murid dari sekolah tersebut disebut pernah ditawarkan untuk terlibat dalam praktik tersebut.

Jika informasi tersebut benar, persoalan ini menjadi perhatian serius mengingat lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi peserta didik untuk memperoleh pendidikan dan perlindungan.

Warga setempat berharap adanya langkah nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor untuk melakukan pemeriksaan dan menindaklanjuti dugaan tersebut, termasuk mengevaluasi izin operasional yayasan apabila ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga:  Wakil Rektor IT&B Karo Ditemukan Tewas, Mobil dan HP Hilang

Kekhawatiran warga muncul karena mereka takut anak-anak yang bersekolah di yayasan tersebut menjadi korban apabila dugaan tersebut terbukti.

Warga juga berharap dugaan praktik yang merugikan dan membahayakan peserta didik tersebut tidak kembali terjadi di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Mereka meminta aparat kepolisian dan instansi pemerintah terkait untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh, memastikan perlindungan terhadap para peserta didik, serta mengambil langkah sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan adanya tindak pidana.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.
Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar
Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya
HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:02 WIB

Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.

Rabu, 4 November 2026 - 23:46 WIB

Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar

Rabu, 4 November 2026 - 23:30 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB