Menteri Hukum Supratman Dipaksa Turun oleh Massa Demo Revisi RUU TNI di Depan Gedung DPR

Avatar photo

Rabu, 19 Maret 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hukum Supratman dipaksa turun dari mobil oleh massa demo RUU TNI di depan Gedung DPR, Jakarta, dan berdialog dengan mahasiswa. (Foto: Dok. Kompas.com)

Menteri Hukum Supratman dipaksa turun dari mobil oleh massa demo RUU TNI di depan Gedung DPR, Jakarta, dan berdialog dengan mahasiswa. (Foto: Dok. Kompas.com)

Metrosiar – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dipaksa keluar dari mobilnya oleh massa yang melakukan aksi demonstrasi terkait Revisi Undang-Undang (RUU) TNI di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (19/3/2025).

Dilansir dari Kompas.com, mobil Supratman yang dikawal oleh petugas pengamanan hendak melintas di depan Gerbang Pancasila Gedung DPR, walau dihentikan oleh kelompok mahasiswa dari Universitas Trisakti yang sedang berdemonstrasi.

Baca juga:  Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Massa aksi langsung mengelilingi mobil Supratman, sementara dua ajudan Supratman yang mengenakan pakaian putih keluar dari mobil dan berusaha meminta agar mereka tidak mengerumuni kendaraan tersebut.

Tetapi massa tetap bertahan, menginginkan untuk bertemu dengan pejabat di dalam mobil dan bahkan melepas pelat nomor kendaraan tersebut.

“Turun, turun, turun!” seru massa demonstran. Setelah beberapa menit, akhirnya Supratman memutuskan untuk keluar dari mobil.

Baca juga:  Hadiri Muskercab di Ngada, Merci Piwung Tegas Ingatkan Kader PKB Harus Loyal dan Tegak Lurus

Begitu Supratman keluar, mahasiswa langsung bersorak dan menyebutkan jabatan Supratman, yang ternyata adalah Menteri Hukum.

Supratman kemudian berjalan menuju Gedung DPR bersama para mahasiswa, terlihat duduk dan berdialog dengan mereka.

Berdasarkan jadwal sementara, RUU TNI diperkirakan akan disahkan dalam rapat paripurna DPR yang dijadwalkan pada Kamis (20/3/2025).(*)

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Ngetem di Depan Pasar, Kemacetan Leuwiliang Kian Parah

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:21 WIB

Keuangan & Perpajakan

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:51 WIB