Parenting VOC, Gaya Pengasuhan yang Ramai Dibicarakan di Media Sosial

Avatar photo

Minggu, 23 Maret 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parenting VOC adalah gaya pengasuhan yang menekankan kedisiplinan dan penerapan aturan yang ketat. (Freepik)

Parenting VOC adalah gaya pengasuhan yang menekankan kedisiplinan dan penerapan aturan yang ketat. (Freepik)

Metrosiar – Belakangan ini, gaya pengasuhan Parenting VOC tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Banyak yang membandingkan gaya pengasuhan ini dengan gentle parenting yang juga sedang populer, karena keduanya memiliki pendekatan yang sangat bertentangan. Tak jarang, Parenting VOC menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Parenting VOC?

Parenting VOC adalah gaya pengasuhan yang menekankan kedisiplinan dan penerapan aturan yang ketat.

Istilah ini berasal dari Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), sebuah perusahaan dagang Belanda pada masa penjajahan di Indonesia, yang dikenal sering membentak dan memerintah pribumi demi keuntungan.

VOC dijadikan metafora untuk menggambarkan gaya pengasuhan yang keras dan otoriter.

Baca juga:  Rekrut Terbuka Sebanyak 300 Pendamping Produk Halal: Warga Banten Didorong Berperan dalam Ekosistem Halal Nasional

Dalam istilah lain, Parenting VOC sering disebut juga dengan authoritarian parenting atau pengasuhan otoriter.

Dikutip dari Grow by WebMD pada Minggu (23/3/2025), pola asuh otoriter ini menerapkan harapan yang sangat tinggi dari orang tua terhadap anak.

Orang tua yang mengikuti gaya pengasuhan ini menetapkan aturan yang sangat kaku tanpa memberikan penjelasan, dan mengharapkan anak-anak mereka untuk mematuhinya tanpa bertanya.

Anak-anak diharuskan mengikuti aturan ini karena mereka tahu akan ada konsekuensi serius jika melanggar, seperti hukuman berat.

Pola komunikasi dalam pengasuhan ini biasanya bersifat satu arah, di mana anak-anak tidak didorong untuk mengekspresikan diri mereka.

Baca juga:  Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan

Orang tua yang menerapkan Parenting VOC cenderung kaku dan menuntut.

Mereka menggunakan aturan ketat untuk mengontrol anak-anaknya, serta sering kali bersikap dingin dan jauh, yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan harga diri anak-anak mereka.

Orang tua dengan gaya ini juga cenderung kurang memberikan kehangatan, lebih sering memberikan kritik daripada penguatan positif, dan enggan bernegosiasi dengan anak-anak.

Meskipun memiliki batasan dalam pengasuhan itu penting, penelitian menunjukkan gaya pengasuhan ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi anak-anak.

Dampak tersebut antara lain berupa masalah emosional dan perilaku, kesulitan dalam keterampilan sosial dan pengambilan keputusan, depresi, kecemasan, agresi, serta harga diri yang rendah.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?
PSMTI Banten Bidik Kerja Sama Pendidikan hingga Pertukaran Mahasiswa dengan UT
10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Berita Terbaru

Nusantara

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:20 WIB

Petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama aparat terkait melakukan pemantauan dan penataan lapak pedagang di kawasan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

SP3 PKL Kutabaru Terbit, Penertiban Mandek Sebulan: Ada Apa?

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB