Kongres VIII BEM PTNU 2025 Resmi Dibuka! PBNU Tekankan Persatuan Mahasiswa NU, Akhlak dan Kemandirian Umat

Avatar photo

Sabtu, 17 Mei 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kongres VIII BEM PTNU se-Indonesia resmi dibuka di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo pada 17 Mei 2025. (Foto: Dok. BEM PTNU)

Kongres VIII BEM PTNU se-Indonesia resmi dibuka di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo pada 17 Mei 2025. (Foto: Dok. BEM PTNU)

Metrosiar – Kongres VIII Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Indonesia resmi dibuka pada Jumat (17//5/25) di Auditorium Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Acara yang berlangsung hingga (20/5/25) ini mengangkat tema “Merajut Persatuan Mahasiswa Nahdliyin untuk Mendorong Kualitas Pendidikan dan Kemandirian Umat”.

PBNU: “Mahasiswa NU Harus Berakhlak dan Bersatu”

Bendahara Umum PBNU, KH. Gudfan Arif Ghofur, menekankan pentingnya karakter dan persatuan dalam sambutan pembukaan:

“Yang membedakan kita adalah akhlak, karena kita berasal dari pondok pesantren. Kita dididik tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga luhur secara budi pekerti.”

Gus Gudfan juga menyoroti isu perpecahan di internal BEM PTNU:

“Saya tahu ada dinamika di tubuh BEM PTNU. Tapi perlu diingat, perbedaan itu biasa. Yang luar biasa adalah jika kita bisa bersatu. Ini bukan tentang jabatan, tapi masa depan perjuangan kita.”

Baca juga:  PBNU Imbau Umat Islam Jaga Persatuan di Tengah Polemik Fuad Plered dan Guru Tua

Mahasiswa NU Diminta Independen dari Politik

KH. Gudfan menegaskan komitmen BEM PTNU untuk tetap netral secara politik:

“BEM PTNU tidak boleh berafiliasi kepada partai politik mana pun. Satu-satunya afiliasi kita adalah kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Di situlah garis perjuangan kita.”

Sekda Jatim: “Mahasiswa Harus Kuasai Teknologi”

Sekretaris Daerah Jawa Timur, Adhy Karyono, mendorong mahasiswa NU untuk adaptif dengan perkembangan digital:

“Jangan hanya jadi mahasiswa copy-paste. Bangun masa depan bangsa melalui forum diskusi. Mahasiswa harus jadi pengendali algoritma, bukan hanya pengamat tren di FYP.”

Baca juga:  Ponpes Raudloh At Thohiriyah Gelar Maulid Nabi, Ini Pesan KH Zulfa Mustofa

Agenda Utama Kongres

Kongres VIII BEM PTNU se-Indonesia resmi dibuka di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo pada 17 Mei 2025. Acara empat hari ini dihadiri 450 delegasi dari seluruh Indonesia dengan tema "Merajut Persatuan Mahasiswa Nahdliyin untuk Mendorong Kualitas Pendidikan dan Kemandirian Umat".
Kongres VIII BEM PTNU se-Indonesia resmi dibuka di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo pada 17 Mei 2025. (Foto: Dok. BEM PTNU)

Selain pemilihan Ketua Umum BEM PTNU periode baru, kongres ini juga membahas:

• Seminar Nasional tentang pendidikan dan kemandirian umat
• Diskusi Publik peran mahasiswa NU di era digital
• Sidang Komisi penyusunan program kerja nasional

Tokoh Nasional yang Hadir

Beberapa tokoh yang memberikan dukungan dalam kongres ini:

• KH. Moh. Zuhri Zaini (Pengasuh Ponpes Nurul Jadid)
• Prof. Dr. Fauzan, M.Pd (Wakil Menteri Pendidikan Tinggi)
• H. Faisol Riza (Anggota DPR-RI)

Tantangan dan Harapan ke Depan

Kongres VIII BEM PTNU ini menjadi momentum konsolidasi gerakan mahasiswa NU yang kritis, solutif, dan inklusif dalam menjawab tantangan zaman.(*)

Editor : Konradus Fedhu

Sumber Berita: Tim Media BEM PTNU

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia
Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah
Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”
Langkah Nyata Ray Bena Mencetak Generasi Unggul: 4.500 Siswa Terima Seragam Gratis, Kontingen Jambore Emban Misi Daerah
158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan
Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa
Berita ini 43 kali dibaca
Kongres VIII BEM PTNU se-Indonesia resmi dibuka di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo pada 17 Mei 2025. Acara empat hari ini dihadiri 450 delegasi dari seluruh Indonesia dengan tema "Merajut Persatuan Mahasiswa Nahdliyin untuk Mendorong Kualitas Pendidikan dan Kemandirian Umat". PBNU melalui KH. Gudfan Arif Ghofur menekankan pentingnya akhlak dan persatuan mahasiswa NU, serta kemandirian dari politik praktis. Sekda Jatim Adhy Karyono mendorong mahasiswa menguasai teknologi digital. Kongres ini mencakup pemilihan ketua umum baru, seminar nasional, dan penyusunan program kerja. Hadir tokoh-tokoh nasional seperti Wakil Mendikti Prof. Dr. Fauzan dan Anggota DPR H. Faisol Riza. Sebuah momentum penting untuk konsolidasi gerakan mahasiswa NU yang kritis, solutif, dan berakhlak dalam menjawab tantangan pendidikan dan kemandirian umat di era digital.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah

Senin, 27 Juli 2026 - 20:10 WIB

Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”

Berita Terbaru