PBNU Imbau Umat Islam Jaga Persatuan di Tengah Polemik Fuad Plered dan Guru Tua

Avatar photo

Senin, 14 April 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Nahdlatul Ulama (Dok. NU Online)

Logo Nahdlatul Ulama (Dok. NU Online)

Metrosiar – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdullah Latopada, mengimbau seluruh umat Islam agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi menyusul kontroversi yang melibatkan Fuad Plered.

Fuad Plered diduga telah menghina ulama karismatik Habib Idrus bin Salim Aljufri atau yang akrab disapa Guru Tua.

“Dalam menghadapi isu ini, kami mengajak seluruh umat Islam, khususnya warga Nahdliyin, untuk tetap tenang dan tidak tersulut emosi. Mari kita tanggapi dengan bijaksana dan kepala dingin,” ujar KH Abdullah Latopada dalam pernyataan resminya pada Senin, 14 April 2025.

Baca juga:  Ketua PWGK–Kresek Hadiri Nuzulul Qur’an dan Berbagi Kasih kepada Tokoh Masyarakat

KH Abdullah menekankan bahwa menjaga sikap dan tidak terjebak dalam provokasi adalah langkah penting untuk menghindari perpecahan di tengah umat. Ia menyayangkan adanya penghinaan terhadap ulama, namun juga mengingatkan bahwa reaksi yang berlebihan bisa menimbulkan dampak negatif terhadap ukhuwah Islamiyah.

Guru Tua adalah tokoh yang sangat dihormati, dan sudah seharusnya kita menjaga kehormatan para ulama. Tapi, kita juga harus menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang menjunjung tinggi akhlak mulia dan kedamaian. Jangan sampai semangat membela justru mencederai nilai-nilai Islam itu sendiri,” tambahnya.

Baca juga:  Wabup Tangerang Resmikan Infrastruktur di Kutabumi, Ada Momen Tak Terduga!

Ia pun mengajak umat untuk menjadikan momen ini sebagai penguat ukhuwah Islamiyah dan menjauhi ujaran kebencian.

Polemik ini bermula dari usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Guru Tua, pendiri Alkhairaat.

Namun, usulan tersebut menuai kontroversi setelah mendapat respons negatif dari Fuad Riyadi atau Fuad Plered, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah. Ia menyebut Guru Tua dinilai tidak memiliki kontribusi historis yang signifikan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Terdampak Gempa Jangan Lewat Jalur Sendiri, Pj Sekda Ngada Tegaskan Pendataan Wajib Satu Pintu
Hari Juang Polri ke-81, Kapolda Banten Serukan Semangat Perjuangan
Tambang Magelang Disorot, Agus Flores: Tanpa RKAB Jangan Beroperasi
Bupati Ray Bena Bergerak Tanpa Henti, 89 Paket Bantuan Darurat Tiba di Alowulan dan Ize
Gempa Flores Mengguncang Ngada: 6.898 Rumah Rusak, 3 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi
PDIP Ngada Turun ke Desa, Pengobatan Gratis hingga Beasiswa dan Sembako Ringankan Beban Warga
Выбор подходящей игры для вас на Pinco Casino Зеркало
Bank NTT Bergerak untuk Ngada, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan Lewat Posko BPBD
Berita ini 28 kali dibaca
PBNU imbau umat Islam jaga persatuan & tak terprovokasi polemik Fuad Plered soal Guru Tua. Seruan damai dan junjung akhlak Islam.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Warga Terdampak Gempa Jangan Lewat Jalur Sendiri, Pj Sekda Ngada Tegaskan Pendataan Wajib Satu Pintu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:46 WIB

Hari Juang Polri ke-81, Kapolda Banten Serukan Semangat Perjuangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Tambang Magelang Disorot, Agus Flores: Tanpa RKAB Jangan Beroperasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Bupati Ray Bena Bergerak Tanpa Henti, 89 Paket Bantuan Darurat Tiba di Alowulan dan Ize

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Gempa Flores Mengguncang Ngada: 6.898 Rumah Rusak, 3 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi

Berita Terbaru

Tata Kelola & Konservasi

Tambang Magelang Disorot, Agus Flores: Tanpa RKAB Jangan Beroperasi

Sabtu, 22 Agu 2026 - 01:41 WIB