Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan

Avatar photo

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SMAK Recis ketika rehat sambil mendengarkan arahan dari sang pelatih, Baldus Daga. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Tim SMAK Recis ketika rehat sambil mendengarkan arahan dari sang pelatih, Baldus Daga. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Tak sekadar menang, tim voli putri SMA Regina Pacis Bajawa (RECIS) menutup Turnamen Voli Putri Unika Cup III dengan kisah yang menyentuh: kemenangan, ketulusan, dan iman yang menyatu dalam satu panggung.

Minggu (3/5), RECIS memastikan diri sebagai treble winner usai menaklukkan SMAN 1 Langke Rembong dalam tiga set langsung. Kemenangan ini melengkapi dominasi mereka sejak Unika Cup I hingga III—tiga edisi, tiga gelar juara. Namun lebih dari sekadar prestasi, ada cerita kuat di balik perjalanan itu.

Pelatih kepala Baldus Daga tak mampu menyembunyikan rasa haru. Baginya, capaian ini bukan semata hasil latihan keras, tetapi buah dari ketulusan dan campur tangan Tuhan.

“Sebagai pelatih kepala, saya merasa bangga dan terharu dengan perjuangan anak-anak yang pantang menyerah. Semua ini terjadi karena campur tangan Tuhan,” ungkapnya.

Baca juga:  Ketimpangan Sosial Tersaji di Panggung HUT ke-80 RI: Ada Pemandangan yang Tak Biasa, Bocah Pungut Sisa Makanan Para Tamu Undangan

Ia menegaskan, setiap proses yang dijalani dengan tulus akan menghasilkan buah yang berlimpah. Bahkan, ia memaknai voli lebih dari sekadar olahraga.

“Voli adalah alat bagiku untuk memuliakan Tuhan. Kerja tulus dengan mengandalkan Tuhan adalah kebahagiaan yang tak terkira dalam hidupku,” lanjut Baldus dengan suara bergetar.

Keunikan RECIS di edisi kali ini juga menjadi sorotan. Mereka tampil dengan dua tim sekaligus—Tim A dan Tim B. Hasilnya impresif: Tim A keluar sebagai juara, sementara Tim B mengamankan posisi keempat. Sebuah bukti bahwa kekuatan RECIS tidak hanya di puncak, tetapi juga merata.

Kepala Sekolah RECIS, Herdin Ndiwa, memaknai capaian ini sebagai berkat yang mengalir dari banyak pihak yang bekerja dengan tulus.

Baca juga:  Ketua Umum PNIB Gus Wal Ingatkan Bahaya Infiltrasi Radikalisme di Lingkungan Desa dan Lembaga Pendidikan

“Ini adalah berkat Tuhan yang nyata. Kami berterima kasih kepada pelatih, asisten pelatih, guru pendamping, orang tua asuh, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung,” ujarnya.

Ia juga berharap, keberhasilan ini tidak berhenti pada piala, tetapi menjadi jalan pembentukan karakter siswa.

“Melalui voli, anak-anak belajar menghidupi nilai-nilai RECIS: kejujuran, disiplin, kerja keras, kerjasama, dan tanggung jawab,” tambahnya.

Di balik gemilangnya prestasi, RECIS menunjukkan satu hal yang jarang terlihat: kemenangan yang lahir dari ketulusan, kerja bersama, dan keyakinan.

Dan dari Bajawa, mereka mengirim pesan sederhana namun kuat—bersatu, semangat, dan optimis.*

Penulis : Elfrat Dhena

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Atlet pencak silat Kota Semarang Ayudiah Rivana meninggal usai operasi cedera saat berlaga di Porprov Jateng 2026.
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 73 kali dibaca
Minggu (3/5), RECIS memastikan diri sebagai treble winner usai menaklukkan SMAN 1 Langke Rembong dalam tiga set langsung. Kemenangan ini melengkapi dominasi mereka sejak Unika Cup I hingga III—tiga edisi, tiga gelar juara. Namun lebih dari sekadar prestasi, ada cerita kuat di balik perjalanan itu. Pelatih kepala Baldus Daga tak mampu menyembunyikan rasa haru. Baginya, capaian ini bukan semata hasil latihan keras, tetapi buah dari ketulusan dan campur tangan Tuhan.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:58 WIB

Atlet pencak silat Kota Semarang Ayudiah Rivana meninggal usai operasi cedera saat berlaga di Porprov Jateng 2026.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB